MILAN, Tugujatim.id – Laga perdana Liga Champions edisi 2024-2025 telah bergulir. Pada edisi kali ini, mempertemukan AC Milan vs Liverpool di San Siro, Milan, Selasa (17/09/2024). AC Milan yang berstatus sebagai tuan rumah, mengawali laga dengan cukup baik.
Mereka unggul cepat di menit ke-3 lewat Christian Pulisic yang memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan Liverpool. Namun, gol cepat itu tidak membuat Liverpool shock. Setelah tertinggal, Liverpool berusaha menciptakan beberapa peluang kepada tuan rumah.
Baru pada menit ke-23, Ibrahim Konate berhasil membalikkan keadaan menjadi 1-1 lewat gol sundulannya. Hal ini semakin membuat permainan Liverpool lebih berani dan lebih tertata. Lalu pada menit ke-41, Virgil Van Dijk menambah keunggulan The Reds menjadi 1-2 serta gol akhir dari Dominik Szobozslai menutup kemenangan The Reds.
Baca Juga: Hasil Laga Man United vs Barnsley: Setan Merah Mengamuk, Bantai Tyke Setengah Lusin Gol
Sementara tuan rumah, AC Milan dalam laga domestik masih meraih hasil minor. Sebagai tim besar, mereka hanya mampu meraih 1 kemenangan dari 4 laga pembuka di Serie A Italia.
Rossoneri yang tidak terbiasa dengan keadaan seperti ini membuat mental mereka down secara perlahan. Pada akhirnya The Reds membungkam mereka 1-3 di San Siro dengan perasaan yang memilukan.
Ini menjadi pukulan telak bagi Milan yang terkenal sebagai tim besar Italia. Nama besar mereka serta kualitas tim yang dimilikinya tidak menggoyahkan semangat anak asuh dari Arne Slot. Sebagai manajer baru Liverpool musim ini, di tangannya, The Reds menjadi tim yang patut diwaspadai serta menonjolkan permainan yang sulit ditebak oleh musuh-musuhnya.
Baca Juga: Angkat Kisah Nyata Selebgram Laura Anna, Film Laura 2024 Ceritakan Ketangguhan Raih Keadilan
Melansir dari The Guardian, penampilan menonjol dalam laga AC Milan vs Liverpool dari tim tamu adalah Cody Gakpo. Pemain sayap kiri Liverpool tersebut benar-benar menjadi ancaman bagi Rossoneri. Memiliki pergerakan yang tidak terduga, sulit ditaklukkan saat sudah menguasai bola dan dia bermain secara agresif.
Perpaduan yang sangat pas ketika lini tengah dipasrahkan kepada Ryan Gravenberch. Selain menjadi motor serangan Liverpool, dia juga menjadi titik awal kebangkitan Liverpool dari gol cepat AC Milan.
Gravenberch memiliki keahlian menguasai bola sangat mendalam serta menjadi penentu momentum arah serangan Liverpool. Selain itu, dia juga menjadi pemain yang berperan penting mengalihkan pertahanan tuan rumah AC Milan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: M. Irfan/Magang
Editor: Dwi Lindawati








