Gerakan Kediri Memanggil, Mas Abu Ajak Alumni SMA Kota Kediri Bantu Pasien Isoman

  • Bagikan
Program Kediri Memanggil, program Wali Kota Kediri yang menggandeng alumni SMA di Kota Kediri untuk meningkatkan kepedulian kepada warga yang terdampak virus corona. (Foto: Rino Hayyu/Tugu Jatim)
Program Kediri Memanggil, program Wali Kota Kediri yang menggandeng alumni SMA di Kota Kediri untuk meningkatkan kepedulian kepada warga yang terdampak virus corona. (Foto: Rino Hayyu/Tugu Jatim)

KEDIRI, Tugujatim.id – Semangat melawan Covid-19 terus membara. Meningkatnya kasus Covid-19 ternyata mengetuk hati para alumni SMA Kota Kediri untuk membantu warga yang terdampak virus corona. Irama ketukan hati ini membuat para alumni SMA Kota Kediri tergabung dalam gerakan Kediri Memanggil.

Dari berbagai alumni SMA yang ada di Kota Kediri turut mendukung program Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar.

Dalam urusan kemanusiaan melawan Covid-19, Abdullah Abu Bakar, menilai gerakan ini akan menarik perhatian dan empati untuk membantu saudara di Kota Kediri. Bantuan yang terkumpul dari para alumni ini akan disalurkan untuk Bantuan Isoman (Batman) melalui Si Jamal (Sinergi Untuk Jaring Pengamanan Sosial).

“Jika semakin banyak yang terlibat untuk gotong royong pasti beban mereka akan semakin ringan,” ujar Mas Abu.

Selain itu, Pemerintah Kota Kediri pun sudah memberikan bantuan melalui Kartu Sahabat dan sembako bagi warga terdampak dan yang sedang isoman.

Mas Abu menambahkan, bantuan uang tunai melalui Kartu Sahabat dan bahan pokok bagi yang terdampak sangat membantu, tetapi bagi yang sedang isolasi mandiri ada kendala karena sebagian besar dari mereka kondisi fisiknya lemah, jadi tidak memungkinkan untuk memasak.

“Maka bantuan bagi yang isoman lebih tepat jika berupa makanan yang siap disajikan, juga buah-buahan segar, suplemen vitamin agar mereka bisa segera pulih. Jadi kalau ada tetangga yang isoman, langsung saja diserahkan ke rumahnya,” tambahnya.

Gerakan Kediri Memanggil yang disambut antusias oleh alumni SMA Kota Kediri dalam membantu warga yang terdampak pandemi. (Foto: Rino Hayyu/Tugu Jatim)
Gerakan Kediri Memanggil yang disambut antusias oleh alumni SMA Kota Kediri dalam membantu warga yang terdampak pandemi. (Foto: Rino Hayyu/Tugu Jatim)

Gerakan ini pun langsung disambut hangat oleh beberapa alumni SMA di Kota Kediri, pada Sabtu (17/7/2021) lalu. Paguyuban Alumni SMA Negeri 1 Kediri (Palm Turi) angkatan 83. Mereka ikut berpartisipasi dalam gerakan Kediri Memanggil untuk dengan berdonasi uang tunai sebesar 5 juta rupiah.

Tak hanya itu, Ikatan Alumni SMA Negeri 2 (IKASMADA) angkatan 94 juga ikut berpartisipasi berdonasi 150 paket bantuan yang langsung di distribusikan di kelurahan Lirboyo, Mojoroto, Pojok dan Bandar Lor dan 50 paket diserahkan melalui Si Jamal untuk Bantuan Isoman (Batman).

“Dengan begini di usia senja, kami dapat tetap membantu warga kota Kediri yang terdampak Covid-19 melalui Pemkot Kediri Kota. Karena Pemkot adalah instansi pemerintah jadi penyalurannya jelas dan terpercaya” tutur Ahmad Abdul Mu’tadir selaku koordinator Alumni SMAN 1 Kota Kediri (Palm Turi) angkatan 83.

Begitu pula dengan IKASMADA, mereka sangat mendukung dengan menyalurkan beberapa bantuan.

“Sebagai warga Kota Kediri kita memiliki tanggung jawab sosial dan dengan gerakan Kediri memanggil kita bisa saling membantu” ujar Godam Wijaya sebagai koordinator Alumni SMAN 2 Kota Kediri (IKASMADA) angkatan 94.

Melihat antusiasme diaspora Kediri, Mas Abu berharap pemerintah dapat terus bekerjasama dengan diaspora Kediri dalam Gerakan Kediri Memanggil ini. Bagi komunitas atau lembaga lain yang ingin membantu, silahkan berkoordinasi dengan Call Center Satgas Covid-19 Kota Kediri di Nomor (0354) 2894000 dan WA 08113787119.

“Kami hanya memfasilitasi, untuk penerima bantuan nanti langsung ke Si Jamal yang merupakan kumpulan lembaga Amil Zakat dan sedekah di Kota Kediri. Mereka juga yang akan menyalurkan bantuan, jadi sudah pasti transparan,” pungkas Mas Abu. (Ads)

  • Bagikan