Griya Wreda Overload, Dinsos Kota Surabaya Bakal Bangun 1 Gedung Lagi di Sukomanunggal - Tugujatim.id

Griya Wreda Overload, Dinsos Kota Surabaya Bakal Bangun 1 Gedung Lagi di Sukomanunggal

  • Bagikan
Griya Wredha. (Foto: Humas Kota Surabaya/Tugu Jatim)
Wakil Wali Kota Surabaya Armuji ketika berbincang dengan lansia di Griya Wredha Jambangan Surabaya. (Foto: Humas Kota Surabaya)

SURABAYA, Tugujatim.id – Pemkot Surabaya melalui dinas sosial (dinsos) berencana akan menambah satu lagi UPTD Griya Wreda (panti jompo) untuk menampung lansia. Rencananya, griya tersebut akan didirikan di Kelurahan Sonokwijenan, Sukomanunggal, Surabaya.

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kota Surabaya Anna Fajriatin menyampaikannya pada Minggu (26/06/2022). Dia mengatakan, pembangunan tersebut dilakukan karena Griya Wreda lama yang ada di Kecamatan Jambangan sudah overload.

“Pemkot Surabaya hanya punya satu Griya Wreda di Jambangan. Kapasitasnya hanya bisa menampung 160 lansia, tapi sekarang sudah 184 orang,” paparnya.

Menurut dia, kapasitas Griya Wreda yang baru nanti akan memiliki daya tampung lebih besar, yakni 250 lansia. Anna melanjutkan, masing-masing griya akan ada petugas, dokter, dan perawat yang berjaga serta merawat lansia selama 24 jam.

“Ada beberapa kategori lansia yang ditampung. Kalau yang sudah sakit-sakitan itu yang paling sering diberi perawatan. Tapi, ada juga kategori lansia mandiri yang justru kadang ikut membantu perawat menangani sesama lansia lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, dari 184 lansia yang dirawat, mayoritas didominasi wanita yang berstatus sebatang kara. Anna juga mengatakan, kebanyakan lansia yang dirawat diantar perangkat RT/RW masing-masing kelurahan di Surabaya.

“Ada juga yang ditemukan telantar di pinggir jalan oleh petugas satpol PP saat sedang patroli. Tapi, kami lihat dulu, kalau saat ditelusuri ternyata dari luar Surabaya, diserahkan ke daerah asalnya,” terangnya.

Dinsos Kota Surabaya pun sempat mengembalikan beberapa lansia kepada keluarganya setelah selesai dirawat. Hasilnya, beberapa ada yang kembali untuk berkunjung menengok teman-temannya.

“Sebelum dikembalikan ke anak-anaknya, kami selalu cek terlebih dulu ke keluarganya. Mohon maaf, kalau ternyata tidak memungkinkan karena bisa menjadi beban, ya tidak kami paksakan karena takutnya lari lagi,” ungkapnya.

Anna menegaskan, para lansia yang dirawat di Griya Wreda selama ini sudah diperlakukan dengan baik oleh para petugas layaknya orang tua sendiri.

“Kami ajak para lansia untuk aktivitas yang menyehatkan. Kami juga bantu untuk melaksanakan ibadah. Bahkan, kami ajak mereka berlibur agar tak bosan dan bersemangat,” ujarnya.

 

 


Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

  • Bagikan