JEMBER, Tugujatim.id – Pemkab Jember menerima sebanyak 480 mahasiswi dari Universitas Ibrahimy Sukorejo Situbondo untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 2025. Penerimaan ini berlangsung di Pendapa Wahya Wibawa Graha, Kamis (17/07/2025), dengan kehadiran Bupati Muhammad Fawait didampingi para camat dan kepala OPD.
Bupati Muhammad Fawait mengungkapkan rasa terima kasih atas keterlibatan akademisi dari Universitas Ibrahimy dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat desa di Kabupaten Jember. Dalam kesempatan tersebut, dia menegaskan urgensi kontribusi mahasiswa dan santri untuk mempercepat upaya pengentasan kemiskinan, terutama kemiskinan ekstrem yang masih menjadi tantangan di daerah ini.
Baca Juga: Ribuan Mahasiswa di Jember Siap Terjun ke Desa dalam Program KKN Kolaboratif 2025
Kepala daerah menjelaskan strategi tiga fase dalam menangani permasalahan kemiskinan. Untuk strategi jangka pendek, pemerintah akan terus menyalurkan bantuan hibah dan bantuan sosial dengan targeting yang tepat. Dalam konteks ini, dia meminta dukungan peserta KKN untuk membantu verifikasi data kemiskinan di lokasi penugasan mereka.
“Kami memerlukan bantuan saudara-saudara peserta KKN untuk memverifikasi kebenaran status kemiskinan warga. Apakah benar mereka termasuk kategori fakir miskin? Apakah benar masuk dalam kategori miskin ekstrem? Sebab, akurasi data sangat krusial untuk ketepatan penyaluran bantuan,” tegasnya.
8 Kecamatan Jadi Lokasi Mahasiswa KKN
Dia juga menyampaikan pesan spiritual kepada seluruh peserta KKN agar menganggap pengalaman ini sebagai bentuk pengabdian yang bermakna dan wujud nyata kontribusi santri dalam membangun bangsa.

“Pendidikan yang sama, referensi yang sama, pembimbing yang sama, namun output yang dihasilkan bisa berbeda-beda. Itulah yang disebut berkah. Karena itu, keluarlah dari pesantren, dari kampus, dan jadilah pribadi yang mulia,” pesannya.
Program KKN ini akan mendistribusikan 480 mahasiswi ke 8 wilayah kecamatan, meliputi Arjasa, Pakusari, Sumbersari, Silo, Ajung, Jenggawah, Tempurejo, dan Wuluhan untuk melaksanakan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat selama periode penugasan. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








