JEMBER, Tugujatim.id – Pemkab Jember melalui Rumah Sakit Daerah (RSD) dr Soebandi menggelar program screening kesehatan tanpa dipungut biaya atau gratis khusus, bagi komunitas driver ojek online (ojol).
Industri transportasi berbasis aplikasi kini telah bertransformasi menjadi tulang punggung mobilitas urban yang tidak tergantikan. Para pengendara motor online tidak sekadar menjadi fasilitator pergerakan masyarakat, melainkan pilar ekonomi yang menggerakkan roda perekonomian mikro di tingkat grassroot.
Ironisnya, kondisi fisik para “pahlawan jalanan” ini justru kerap terabaikan akibat rutinitas kerja yang menuntut stamina ekstra. Durasi kerja maraton dan beban finansial yang mendesak menjadi dilema tersendiri yang mengancam kebugaran mereka.
Baca Juga: Ratusan Jukir di Jember Dapat Pemeriksaan Kesehatan Gratis dari Bupati Gus Fawait
Mengantisipasi problematika tersebut, Pemkab Jember melalui Rumah Sakit Daerah (RSD) dr Soebandi memberi layanan kesehatan gratis khusus bagi komunitas driver ojek online (ojol).
Inisiatif untuk driver ojol Jember ini merupakan kelanjutan dari program serupa yang sebelumnya menyasar petugas parkir. Konsisten dengan program kesehatan gratis sebelumnya, kegiatan diselenggarakan di Aula Darusy Syifa RSD dr Soebandi mendapat sambutan antusiasme dari para ojol.
Direktur RSD dr Soebandi Nyoman Semita menegaskan bahwa program untuk driver ojol Jember ini mencerminkan kepedulian institusi kesehatan terhadap tenaga kerja sektor non-formal yang rentan terhadap risiko penyakit.
“Mereka adalah garda terdepan yang menjamin kelancaran mobilitas warga,” ujar Nyoman pada Kamis (04/09/2025).
Mulai dari mengangkut penumpang sampai distribusi barang kebutuhan. Karena itu, pihaknya berkeinginan berkontribusi supaya para driver ojol Jember tersebut tetap prima, bertenaga, dan efektif.
Rangkaian Pemeriksaan Driver Ojol di Jember
Rangkaian pemeriksaan meliputi monitoring tekanan darah, level gula darah, kolesterol, plus konsultasi langsung bersama tenaga medis RSD dr Soebandi. Tidak hanya itu, partisipan juga memperoleh medikasi gratis sesuai hasil diagnosa tanpa beban finansial apa pun.
Program ini pun menyajikan penyuluhan terkait urgensi mempertahankan diet seimbang, istirahat memadai, dan kontrol kesehatan berkala sebagai strategi preventif penyakit. Menurut Nyoman, aktivitas ini sangat memberikan manfaat bagi para driver ojol di Jember.
Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait sebelumnya juga menggarisbawahi bahwa progres di sektor kesehatan tidak boleh semata-mata fokus pada terapi. Akan tetapi, harus meliputi tindakan pencegahan dan promosi kesehatan.
Gerakan screening kesehatan gratis seperti ini adalah perwujudan dari konsep tersebut. Keterlibatan RSD dr Soebandi dalam menyajikan fasilitas kesehatan untuk masyarakat umum memperkuat posisi bahwa hospital rujukan primer ini tidak hanya melayani pasien di dalam gedung, tetapi juga proaktif mendekat ke komunitas.
Khususnya untuk grup berisiko seperti driver online, kegiatan ini menjadi manifestasi konkret kehadiran birokrasi dalam wujud pelayanan publik yang merata.
Lewat program screening kesehatan gratis untuk driver online ini, diharapkan awareness masyarakat mengenai urgensi kesehatan semakin menguat. Sebab di tengah dinamika ekonomi dan sosial yang terus evolusi, kesehatan tetap menjadi modal utama untuk mempertahankan produktivitas dan keberlangsungan eksistensi. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








