• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Gusdurian Sidoarjo.

Kegiatan buka bersama lintas agama di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Sidoklumpuk, Sidoarjo, Jumat (07/04/2023). (Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim)

Wujud Aksi Toleransi, Gusdurian Sidoarjo Gelar Buka Bersama Lintas Agama di Gereja

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

SIDOARJO, Tugujatim.id – Sebarkan nilai kasih dan toleransi, Gusdurian Sidoarjo gelar buka bersama lintas agama di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Sidoklumpuk, Sidoarjo, Jumat (07/04/2023). Turut hadir istri Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Dr Shinta Nuriyah Wahid.

Terpantau pada pukul 16.30 WIB, Nyai Shinta Nuriyah Wahid tiba di GKI Sidoarjo. Menuju ruangan altar, Nyai Shinta memberikan santunan sekaligus menyapa anak-anak yatim piatu. Dia menanyakan satu per satu kepada mereka tentang identitasnya masing-masing.

You might also like

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

01/06/2026 10:33 AM
Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

17/05/2026 9:21 AM

Lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang memenuhi riuh ruangan. Semua orang yang hadir dari berbagai lintas agama menyanyikan penuh khidmat. Kegiatan kali ini mengangkat tema “Dengan Berpuasa, Kita Tempa Kembali Ketaqwaan, Kemanusiaan, Moral dan Persatuan Jiwa Anak Bangsa”.

Dalam dialog kebangsaan, Nyai Shinta Nuriyah menekankan pentingnya nilai toleransi, saling menghargai, menghormati, dan tolong menolong. Kegiatan buka atau sahur bersama sendiri juga sudah dia lakukan bersama Gus Dur saat menjabat sebagai kepala negara.

Bagi dia, berbuka atau sahur bersama dengan lintas iman, kaum duafa, dan kaum marginal sebagai bentuk saling memahami dan merasakan indahnya nikmat bulan puasa. Bertepatan dengan perayaan Jumat Agung, Pendeta GKI Sidoarjo Leonard Andrew Immanuel mengungkapkan sebagai tuan rumah, GKI telah bersentuhan dengan unsur kebhinekaan.

“Kami percaya kematian Kristus menghasilkan perdamaian antara Allah dan manusia dan manusia dengan sesamanya. Tidak ada hari yang lebih baik, benar dan tepat untuk GKI menjadi sahabat Indonesia. Menjadi tuan rumah bagi Bu Shinta dan teman-teman menjadi cara terbaik untuk mengajak anak-anak Indonesia dengan cara baru, seperti yang kita lakukan bersama ini,” kata Leonard pada Jumat (07/04/2023).

Gusdurian Sidoarjo buka bersama.
Suasana buka bersama lintas agama di GKI Sidoklumpuk, Sidoarjo, Jumat (07/04/2023). (Foto: Izzatun Najibah/ Tugu Jatim)

Pendeta Leo menuturkan, antar lintas agama memang tidak lepas dari perbedaan. Namun, di sisi lain di dalam perbedaan juga ada persamaan. Seperti Islam dan Kristen yang saat ini sama-sama menjalankan ibadah puasa.

“Jangan takut perbedaan. Saya melihat, makin jelas perbedaan kita, makin jelas juga persamaannya. Tidak hanya teman-teman muslim, kami Kristen juga menjalankan aksi pantang dan puasa. Bedanya, kami sudah memulai puasa sejak Rabu Agung tempo lalu. Dan berlangsung selama 40 hari tanpa hari Minggu. Bedanya kami dianjurkan, tidak diwajibkan,” ungkapnya.

Dia pun berharap dengan adanya perbedaan dan persamaan antaragama, antara satu penganut satu dan penganut lainnya dapat saling berkomunikasi, menghargai, dan mengasihi satu sama lain.

“Akan sangat menyenangkan bila kita mengetahui kekayaan rohani satu sama lain. Kita tahu perbedaan, tapi seperti kata Gus Dur, kita juga tahu letak kesamaannya. Jadi punya bahan ngobrol (berdiskusi),” tuturnya.

Sementara itu, koordinator Gusdurian Sidoarjo Febrianti Rian Ariani mengungkapkan, kegiatan buka bersama ini berkolaborasi dengan berbagai komunitas lintas iman dan kepercayaan.

“Ini bukan hanya Gusdurian saja, tapi juga lintas iman. Karena jejaring kami semua lintas iman, kami bekerja sama dengan teman-temana Kristen, Khonghucu, dan sebagainya,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini juga bukan kali pertama diadakan oleh Gusdurian Sidoarjo. Sebelumnya, mereka juga mengajak kaum marginal untuk makan sahur dan buka bersama saat Ramadhan.

“Kegiatan kami targetnya bukan di tempat yang elite dan susah dijangkau. Sebelumnya kami mengadakan sahur dan buka bersama di tempat pembuangan sampah (TPS) dan klenteng. Sekarang berkesempatan di gereja,” tuturnya.

Perempuan yang akrab disapa Febri tersebut menuturkan, dipilihnya gereja sebagai lokasi buka bersama ini sebagai bentuk wujud toleransi nyata yang tidak hanya digaungkan lewat suara, tapi juga aksi.

“Kami ingin menanamkan, menunjukkan kepada masyarakat tentang keberagaman dan kebersamaan. Sebelumnya orang awam dengan rumah ibadah, menjadi tahu semua agama dan rumah ibadah itu baik dan tidak perlu ditakuti. Minimal ada pesan toleransi itu tidak cukup hanya diucapkan, tapi perlu dipraktikkan,” ujarnya.

Tags: berita sidoarjo hari iniBuka bersama lintas agama di SidoarjoDr Shinta Nuriyah WahidGereja Kristen Indonesia SidoklumpukGKI Sidoklumpuk SidoarjoGusdurian buka bersama di SidoarjoGusdurian di SidoarjoJumat AgungPerayaan Jumat AgungSidoarjo hari ini
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

by Mochamad Abdurrochim
01/06/2026 10:33 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Dima Akhyar kini dipercaya menjabat Direktur Umum dan Keuangan PDP Kahyangan Jember. Namun, sebelum masuk jajaran direksi...

Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

by Mochamad Abdurrochim
17/05/2026 9:21 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Surabaya Vaganza 2026 berlangsung meriah pada Sabtu malam (16/05/2026) meski sempat dibayangi cuaca mendung dan ancaman hujan....

59 Biksu Thudong di Pasuruan

59 Biksu Thudong di Pasuruan Singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong

by Mochamad Abdurrochim
13/05/2026 10:16 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id – 59 Biksu Thudong di Pasuruan singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong, Kota Pasuruan pada Rabu (13/05/2026). Kedatangan...

Drama Korea underrated

10 Rekomendasi Drama Korea Underrated yang Jarang Dibahas, Tawarkan Cerita Realistis dan Menyentuh

by Mochamad Abdurrochim
04/05/2026 2:46 PM
0

Tugujatim.id – Drama Korea underrated sering kali luput dari perhatian, meski menghadirkan cerita yang lebih realistis dan emosional. Di tengah...

Next Post
Paragon Goes to Pesantren.

Paragon Goes to Pesantren, Kupas Tips Santri Berpeluang Jadi Pengusaha Sukses

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID