• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Najib Mahfud.

KH Nur Hadi atau Mbah Bolong dari Jombang saat menyampaikan ceramah Haul ke-5 KH Najib Mahfud di Gresik, Selasa (30/06/2026). (Foto: dok Irham Thoriq)

Haul KH Najib Mahfud di Gresik Berlangsung Khidmat, Mbah Bolong: Rawat Selalu Anak Yatim

Dwi Linda by Dwi Linda
4 hours ago
in Catatan
0
Share on FacebookShare on Twitter

GRESIK, Tugujatim.id – Haul ke-5 KH Najib Mahfud di Gresik berlangsung lancar dan khidmat Selasa malam (30/06/2026) di Pondok Pesantren Ar Rayyan, Kecamatan Dukun, Gresik. Acara ditutup dengan ceramah agama oleh KH Nur Hadi atau yang akrab disapa Mbah Bolong dari Jombang.

Dalam ceramahnya, Mbah Bolong menyampaikan amalan yang begitu disukai oleh Allah SWT. Bagi perempuan, adalah mencari rida suami.

You might also like

Muktamar.

Empat Poros Kekuatan Menuju Muktamar NU Ke-35

28/06/2026 10:50 AM
PBNU

Menolak “Pasal Pesanan” Rangkap Jabatan Ketua Umum PBNU

23/06/2026 1:30 PM

Baca Juga: Haul Habib Abu Bakar Gresik, Saat Ribuan Orang dari Dalam dan Luar Negeri Memohon Ampunan dan Mengharapkan Rahmat Allah SWT

”Di Jember, ada Bu Nyai yang wafatnya disalati banyak sekali orang, ternyata Bu Nyai tersebut pernah mencarikan istri kedua dan ketiga untuk suaminya sendiri,” kata Mbah Bolong disambut tawa para hadirin.

Tentu saja dalam konteks ini Mbah Bolong sedang bercanda.

”Tapi, yang jelas rida suami itu hal yang luar biasa bagi perempuan, perempuan bisa menjadi Wali Allah SWT berkat rida suami,” imbuhnya.

Selain itu, amalan yang begitu disukai adalah merawat anak yatim piatu.

”Dalam sebuah kitab dulu ada seorang lelaki yang awanya saat wafat tidak ada yang mensaalati, tapi akhirnya ada seorang Wali Allah yang mensalati, setelah ditanya kepada istrinya amalan suaminya itu adalah ketika habis berbuat doa selalu bertaubat dan salat berjamaah, dan kedua orang ini suka sekali merawat anak yatim, bahkan sayangnya dia ke anak yatim melebihi sayangnya kepada anaknya,” imbuhnya.

Haul ke-5 Najib Mahfud.
Ratusan warga hadir dalam acara Haul ke-5 KH Najib Mahfudz. (Foto: Irham Thoriq)

Syeikh Nawawi Al Bantani, kata dia, menjelaskan di salah satu kitabnya, sayangilah anak yatim seperti menyayangi anaknya sendiri.

”Jadi jangan saat TK saja kita santuni, tapi santuni dia sampai mengerti agama, dan kalau bisa sampai anak yatim tersebut bekerja. Kalau ada anak yatim ingin mondok, maka pondok-kanlah dia, kiai saya saat wafat, anaknya mimpi bahwa amalanku yang paling bermanfaat di akhirat adalah menyantuni anak yatim,” pungkasnya.

Sementara itu, sebelum ceramah, acara dilakukan dengan pembacaan surat Yasin, Tahlil, serta pembacaan shalawat.

Gus Hamim, perwakilan dari keluarga dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kehadiran para masyarakat dan tamu undangan. Semoga segala kebaikan KH Najib Mahfudz bisa terus kita teladani.

”Salah satu yang bisa kita tiru dari beliau adalah kedisiplinan-nya sehingga beliau bisa menjadi pribadi yang bermanfaat,” kata Hamim.

Baca Juga: Haul Ke-50 Habib Sholeh Tanggul Dongkrak Ekonomi Warga, UMKM Banjir Pembeli

Dia juga meminta doa dan support semoga segala apa yang ditinggalkan KH Najib Mahfudz seperti pondok pesantren dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) bisa terus sukses dan berkembang.

Untuk diketahui, selama hidup, selain mendirikan Ponpes Ar Rayyan, KH Najib Mahfudz pernah menjadi Wakil Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik. Beliau adalah putera dari KH Mahfudz Ma’shum, Pengasuh Pondok Pesantren Ihyaul Ulum, Dukun, Gresik. Pesantren Ihyaul Ulum didirikan oleh ayah KH Mahfudz Ma’shum pada 1951 oleh ayah beliau yakni KH Ma’shum Sufyan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Irham Thoriq

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Gresik hari iniGresikGresik hari iniHaul ke-5 KH Najib MahfudMbah Bolong Jombang
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Muktamar.

Empat Poros Kekuatan Menuju Muktamar NU Ke-35

by Dwi Linda
28/06/2026 10:50 AM
0

Oleh: Abdur Rahim** Tugujatim.id - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama bukan sekadar agenda administratif lima tahunan. Forum ini akan menjadi muktamar...

PBNU

Menolak “Pasal Pesanan” Rangkap Jabatan Ketua Umum PBNU

by Mochamad Abdurrochim
23/06/2026 1:30 PM
0

Oleh: Abdur Rahim** Tugujatim.id - Di tengah dinamika Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Munas-Konbes NU) di...

Tambang

Tambang, Digdaya, dan Kasak-kusuk AHWA

by Mochamad Abdurrochim
19/06/2026 8:00 AM
0

Oleh: Abdur Rahim* Tugujatim.id- Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, tahun ini akan menjadi tuan rumah perhelatan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan...

NU

Tak Perlu Silau: Seni Ber-NU ala Mbah Muchit Muzadi

by Mochamad Abdurrochim
16/06/2026 12:02 PM
0

Oleh: Abdur Rahim* Tugujatim.id - Ada sebuah gejala psikologis yang belakangan ini kerap menjangkiti sebagian kader Nahdlatul Ulama (NU). Di...

Next Post
Webtoon YLAB Universe.

7 Webtoon YLAB Universe Paling Seru, Cocok untuk Penggemar Aksi dan Drama Sekolah

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID