• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
rabies tugu jatim

Ilustrasi hewan kurban. Foto: Rochim/Tugu Jatim

Hewan Ternak dan Kurban Disebut Bisa Terjangkit Virus Rabies

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Kesehatan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Perlu diwaspadai, penularan virus rabies tidak hanya berasal dari gigitan anjing, kelelawar, atau kucing, tetapi juga hewan ternak bahkan hewan kurban.

Dosen Kedokteran Hewan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Dr Nusdianto Triaksono drh MP menjelaskan bahwa penyakit rabies sebetulanya memiliki beberapa macam istilah, yaitu lyssa atau hidrophobia.

You might also like

Makanan tinggi protein.

Anak Kos Wajib Stok! 8 Makanan Tinggi Protein yang Awet dan Murah

15/07/2026 9:27 AM
Kasus TBC.

1.289 Kasus TBC Ditemukan di Kabupaten Malang, Pemkab Perkuat Skrining AI Percepat Deteksi Dini

04/07/2026 1:13 PM

“Tapi kalau di Indonesia sendiri juga sering disebut sebagai penyakit anjing gila. Penularannya tidak hanya terjadi pada hewan ke manusia tapi juga dari hewan ke hewan lainnya lewat gigitan,” kata Nurdianto.

Kebanyakan, virus rabies telah bersarang di area mulut terutama bagian saliva. Sehingga ketika mendapat gigitan dan terdapat luka pada kulit yang membuka, bakteri dan virus akan bebas masuk melalui jaringan.

Belakangan, kasus rabies di Indonesia semakin marak. Kementerian Kesehatan RI mengungkapkan data hingga April 2023 terdapat 11 kasus kematian akibat virus rabies. Yang mana, 95 persen dari kasus tersebut disebabkan karena gigitan anjing.

Namun, Nurdianto mengatakan bahwa virus rabies tidak hanya menjangkit anjing, kucing, atau kelelawar, tetapi juga hewan ternak dan hewan kurban.

Salah satu gejala pada hewan yang terjangkit rabies yaitu cenderung diam bahkan lumpuh. Fase ini disebut tahap paralitik. Hewan ternak atau hewan kurban bisa jadi terjangkit virus ini dengan gejala paralitik.

“Hewan ternak yang biasa digunakan sebagai kurban ternyata dapat terpapar rabies. Mereka terkena rabies cenderung lebih diam, bisa juga ada gejala takut air atau hidrofobia hingga takut terhadap sinar atau fotofobia,” ungkapnya.

Dalam penjelasannya, memang virus rabies bisa terpapar pada hewan apa saja. Utamanya menyerang makhluk yang berdarah panas seperti anjing, kucing, dan kelelawar. Termasuk, hewan ternak yang ada di kebun.

Nurdianto menyarankan agar untuk mencegah virus rabies pada hewan ternak, sebaiknya segera dilakukan vaksinasi setiap satu tahun sekali.

Diharapkan, masyarakat juga lebih proaktif dalam memanfaatkan vaksin. Vaksinasi bisa didapatkan melalui layanan kesehatan daerah atau dinas peternakan setempat.

Reporter: Izzatun Najibah
Editor: Lizya Kristanti

Tags: berita Surabayaberita Surabaya hari inihewan ternakrabiesSurabaya
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Makanan tinggi protein.

Anak Kos Wajib Stok! 8 Makanan Tinggi Protein yang Awet dan Murah

by Dwi Linda
15/07/2026 9:27 AM
0

Tugujatim.id - Kamu anak kos yang lagi menjaga asupan makanan tinggi protein? Tapi kamu harus menyesuaikan dengan anggaran bulanan dan...

Kasus TBC.

1.289 Kasus TBC Ditemukan di Kabupaten Malang, Pemkab Perkuat Skrining AI Percepat Deteksi Dini

by Dwi Linda
04/07/2026 1:13 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menemukan 1.289 kasus tuberkulosis (TBC) selama periode Januari hingga Mei 2026. Angka tersebut...

Minum teh.

Sering Minum Teh saat Makan? Ternyata Kebiasaan Ini Bisa Ganggu Penyerapan Zat Besi

by Dwi Linda
16/06/2026 6:14 PM
0

Tugujatim.id – Pembahasan mengenai kebiasaan minum teh saat makan ramai dibicarakan setelah muncul dalam salah satu episode kanal YouTube Suara...

Kota Blitar.

12.848 Warga Kota Blitar Alami Obesitas, 60 Persen Ternyata Perempuan Dewasa

by Dwi Linda
09/06/2026 6:13 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Tren kelebihan berat badan atau obesitas di Kota Blitar menunjukkan statistik yang mengejutkan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota...

Next Post
universitas negeri malang tugu jatim

Pusat Kesehatan dan Pangan Universitas Negeri Malang Gelar Sosialisasi Juleha

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID