SAMPANG, Tugujatim.id – Hujan lebat menyebabkan genangan air dan banjir di Pulau Madura, Jawa Timur, pada awal 2023. Di Kabupaten Sampang, banjir setinggi 1,5 meter terjadi pada Minggu (1/1/2023). Air mulai menggenang setelah hujan tanpa henti selama dua hari, sejak hari Jumat hingga Minggu.
Warga Sampang, Holil Asyari menuturkan bahwa genangan air setinggi lutut itu terjadi di Sampang Kota. “Di Jalan Melati, Sampang Kota, air kisaran 1,5 meter,” ucapnya.
Ia juga menuturkan bahwa banjir terjadi merata di beberapa ruas jalan lainnya. “Toko saya Jalan Teuku Umar Sampang tinggi airnya masih di 60 cm,” tambahnya.

Kini, air berangsur surut setelah hujan deras mulai reda pada Minggu pagi. Wargapun kesulitan melakukan aktivitas karena jalan yang tergenang air tak memungkinkan untuk dilalui.
Menurut pria yang berprofesi sebagai guru ini, banjir terjadi akibat luapan sungai yang tak mampu menampung curah hujan. ”Banjir di Sampang diakibatkan hujan di utara, tepatnya di Kecamatan Robatal dan Kedungdung,” ucapnya.
Ia juga menyebut bahwa Sungai Kemuning di Sampang yang seharusnya bisa menampung curah hujan tinggi, kemungkinan tak mampu lagi sehingga menyebabkan banjir di Sampang.
Banjir di Madura kali ini tak hanya melanda Kabupaten Sampang. Hujan deras sejak Sabtu (31/12/2022) juga menyebabkan genangan air di Bangkalan, Pamekasan, hingga Kabupaten Sumenep. “Iya semuanya, Pamekasan, Sumenep juga. Di Jalan Trunojoyo yang jalan utama,” pungkasnya.








