TUBAN, Tugujatim.id – Kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kembali mencuat di wilayah Hukum Polres Tuban. Kali ini, kasus KDRT yang memilukan itu menimpa seorang ibu dan anaknya di Desa Tlogowaru, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Kamis malam (14/11/2024).
Korban kasus KDRT adalah TH, 49, seorang wiraswasta, dan anaknya WDM, 10, seorang pelajar. Kedua korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka yang cukup serius.
Kasat Reskrim AKP Dimas Robin Alexander mengungkapkan, pihaknya sedang menyelidiki kasus KDRT ini dengan serius. Pelaku diketahui seorang wiraswasta yang berdomisili di Gresik, Jawa Timur.
Baca Juga: Selama 2024, Ribuan Istri di Mojokerto Gugat Cerai Suami: Ikut Judi Online Sumbang Perpisahan
“Dugaan sementara, pelaku adalah AFH, 42, suami korban, yang kini sedang dalam pengejaran,” ujar Dimas.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, insiden tersebut terjadi pada Kamis malam sekitar pukul 22.30 WIB. WDM, anak korban, tiba-tiba berlari keluar rumah dengan kondisi panik dan meminta bantuan warga sekitar.
Sejumlah warga yang mendengar teriakan WDM segera menuju rumah korban. Di lokasi, mereka menemukan TH dalam kondisi tergeletak dengan tubuh penuh luka dan berlumuran darah.
Warga kemudian berinisiatif menghubungi perangkat desa dan segera membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
“Setelah menerima laporan dari warga, kami langsung bergerak ke tempat kejadian perkara (TKP). Tim dari Unit Reskrim Polsek Merakurak bersama piket Reskrim dan Tim Inafis Polres Tuban telah melakukan olah TKP serta mengumpulkan barang bukti,” terang AKP Dimas.
Baca Juga: Selama Pilkada 2024, Belasan Laporan Diterima Bawaslu Kabupaten Mojokerto
Polisi kini masih terus memburu AFH yang melarikan diri usai kejadian. Unit Jatanras dan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tuban juga dikerahkan untuk menangkap pelaku secepat mungkin.
“Kami berkomitmen untuk segera menangkap pelaku agar kasus ini bisa diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Sementara itu, kondisi kedua korban disebutkan masih dalam perawatan intensif di rumah sakit. TH mengalami luka serius akibat tindakan kekerasan tersebut, sedangkan anaknya, WDM, juga mendapatkan luka ringan dan trauma psikologis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








