Inspiratif, Dandim 0733/Semarang Hadiahkan Buku Karya Dr Aqua Dwipayana untuk Kedua Anaknya

  • Bagikan
Buku karya Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana. (Foto: Dok/Tugu Jatim)
Buku karya Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana. (Foto: Dok/Tugu Jatim)

SEMARANG, Tugujatim.id – Dandim 0733/Semarang Kolonel Inf Yudhi Diliyanto dan istrinya Sandra Yudhi mengapresiasi buku Trilogi The Power of Silaturahim karya Dr Aqua Dwipayana. Mereka menghadiahkan ketiga buku tersebut buat kedua anaknya, Exxel Diandra Adyatma dan Danella Tifara.

Agar kedua anaknya senang menerima hadiah buku itu, Yudhi meminta Aqua menandatangani semua buku tersebut. Tolalnya ada enam buku karena setiap anak mendapatkan tiga buku. Dengan begitu Exxel dan Della, panggilan akrab Danella Tifara, puas karena buku-bukunya ditandatangani langsung oleh penulisnya.

Sumbangan Kemanusiaan Gempa Malang

“Sejak lama saya membiasakan Exxel dan adiknya Della untuk membaca, rata-rata minimal satu jam dalam sehari. Alhamdulillah mereka konsisten melakukannya, bahkan waktu mereka buat baca lebih dari itu. Keduanya hobi membaca. Sebagai orang tua, saya dan istri senang dan bersyukur atas hal tersebut,” ungkap Yudhi kepada Dr Aqua beberapa waktu lalu di kantornya.

Saat ini Exxel kelas XII di SMA 3 Kota Jogjakarta. Putra sulungnya itu memiliki banyak kelebihan, di antaranya pernah ikut lomba menyanyi di tingkat nasional dan pertukaran pelajar SMA di Singapura.

Dandim 0733/Semarang Kolonel Inf Yudhi Diliyanto dan istrinya Sandra Yudhi bersama Dr Aqua Dwipayana. (Foto: Dok/Tugu Jatim)
Dandim 0733/Semarang Kolonel Inf Yudhi Diliyanto dan istrinya Sandra Yudhi bersama Dr Aqua Dwipayana. (Foto: Dok/Tugu Jatim)

Sedangkan si bungsu Della juga memiliki banyak kelebihan seperti abangnya. Di antaranya, pintar di bidang teknologi informasi dan bahasa Koreanya lancar.

Buku Trilogi The Power of Silaturahim karya Dr Aqua berjudul “The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi”, “Humanisme Silaturahim Menembus Batas: Kisah Inspiratif Persahabatan Aqua Dwipayana-Ventje Suardana (Satu Kesamaan Yang Mampu Mengatasi Sejuta Perbedaan)”, serta “Berkarya dan Peduli Sosial Gaya Generasi Milenial: Kisah Inspiratif Dua Bersaudara Alira-Savero Dwipayana Bergiat untuk Sesama”.

Yudhi membeli banyak buku Trilogi The Power of Silaturahim. Rencananya, buku-buku itu dibagikan ke jajarannya dengan harapan mereka dapat meneladani dan mengimplementasikan isi semua buku tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Delapan Kali Cetak Sebanyak 160 Ribu Eksemplar
Buku yang pertama “The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi” diluncurkan pada 15 April 2016 bersamaan dengan promosi Doktor Komunikasi Aqua di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (Fikom Unpad) Bandung. Awalnya ditulis dan diterbitkan dengan tujuan buat suvenir kegiatan tersebut.

Ternyata pesanan bukunya banyak sekali. Sampai sekarang sudah delapan kali cetak sebanyak 160 ribu eksemplar. Setiap cetak 20 ribu eksemplar. Buku itu masuk kategori super best seller.

Dari buku “The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi” lahirlah kemudian Gerakan Umrah The Power of Silaturahim (The POS) yang dibiayai dari hasil penjualan buku tersebut. Ketua tetap rombongan umrohnya setiap tahun adalah wartawan senior Nurcholis MA Basyari.

Bergulir sejak 2017, total jamaah The POS yang dipimpin Nurcholis itu hingga kini mencapai 167 orang. Mereka berasal dari berbagai latar belakang sosial-budaya, ekonomi, dan pekerjaan/profesi. Perinciannya, POS I 2017 sebanyak 35 orang, POS II 2018 berjumlah 39 orang, POS III 2019 mencapai 50 orang, dan POS IV 2020 43 orang.

Jamaah POS IV sedianya berangkat ke Tanah Suci April 2020. Namun, keberangkatan jamaah POS IV terhadang oleh pandemi Covid-19 sehingga tertunda entah sampai kapan. Semoga saja pandemi ini cepat berakhir sehingga jamaah POS IV dapat segera menunaikan umrah ke Tanah Suci Makkah dan berziarah ke Masjid Nabawi di Madinah.

Sedangkan dua buku lainnya terbitnya bersamaan. Efektif mulai diedarkan awal Januari 2021.

Buku “Humanisme Silaturahim Menembus Batas: Kisah Inspiratif Persahabatan Aqua Dwipayana-Ventje Suardana (Satu Kesamaan Yang Mampu Mengatasi Sejuta Perbedaan)” memuat kisah jalinan persahabatan dua anak manusia dari latar belakang yang jauh berbeda, baik suku, agama, ras, dan golongan atau strata sosial-ekonominya. Dr Aqua seorang muslim dari suku Minangkabau yang lahir di Pematang Siantar, Sumatera Utara, dari keluarga sederhana pasangan Ayah-Bunda Syaifuddin-Asmi Samad. Sedangkan Ventje adalah seorang Tionghoa Katholik kelahiran Surabaya, Jawa Timur, dari keluarga pengusaha pasangan Papi-Mami Rudy Suardana-Susianawati Harlim.

Yang satu sampai mengenyam pendidikan S3 hanya di tingkat lokal/nasional, sedangkan satu lainnya kuliah di Amerika Serikat. Terlepas dari banyak perbedaan di antara mereka, kedua tokoh yang dikisahkan dalam buku tersebut mampu menjalin persahabatan, bahkan hingga tingkat seperti saudara kandung. Dan persaudaraan itu bukan hanya antar mereka berdua, tapi juga keluarga besar kedua belah pihak.

Guru Besar dan Dekan ke-9 Fikom Unpad Prof Deddy Mulyana MA PhD membubuhkan kata pengantar yang sangat apik dan relevan di buku Humanisme Silaturahim. Selain itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana/Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo juga menyampaikan kata pengantar untuk buku setebal 237 halaman yang diterbitkan oleh Media Baca Mandiri ini.

Telah Terjual 11 Ribu Eksemplar
Buku “Berkarya dan Peduli Sosial Gaya Generasi Milenial: Kisah Inspiratif Dua Bersaudara Alira-Savero Dwipayana Bergiat untuk Sesama” berkisah tentang kiprah sosial kakak-beradik Alira-Ero Dwipayana. Di usia yang cukup muda –masih kepala dua, Alira-Ero telah menorehkan prestasi yang menjadi idaman semua orang tua.

Prestasi itu tidak hanya mereka ukir dalam kaitannya dengan capaian pendidikan atau lingkungan kampus. Di luar itu, yang tentu membuat kedua orang tua mereka bahagia dan sangat bersyukur ialah Alira-Ero telah menorehkan karya dalam kiprah mereka di bidang sosial-kemanusiaan.

Kepedulian sosial terhadap sesama itu dilakukan di tengah kesibukan kakak-beradik itu bersekolah di SMA Regina Pacis Bogor, Jawa Barat, dan sesudahnya. Saat Alira kemudian kuliah di Korea University Business School dan bekerja di perusahaan farmasi terkemuka Daewoong di Korsel, dia terus melanjutkan kiprah sosialnya. Hal yang sama juga dilakukan Ero yang kini mahasiswa semester VII Fikom Unpad Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat. Kiprah mereka selengkapnya tersaji di buku setebal 293 yang dibubuhi kata pengantar oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana/Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo ini.

Kedua buku itu dicetak masing-masing 20 ribu eksemplar. Totalnya 40 ribu eksemplar. Pemasarannya dilakukan secara langsung ke konsumen. Belum dijual di toko-toko buku.

Sampai sekarang telah terjual 11 ribu eksemplar. Setiap hari selalu ada tambahan pesanan bukunya. Jumlahnya beragam mulai dari puluhan eksemplar hingga ribuan eksemplar.

Kesuksesan kedua buku itu atas dukungan penuh dua editor andal yakni penulis banyak buku Nurcholis MA Basyari dan mantan Wakil pemimpin redaksi harian Jawa Pos Fuad Ariyanto yang akrab dipanggil Cak Fu. Selain itu, juga mantan copy editor Jawa Pos Yarno Wiryo yang bantuannya sangat besar.

Melihat banyaknya pesanan kedua buku itu, Dr Aqua optimistis dalam waktu dekat akan cetak ulang. Jumlahnya sama dengan cetakan pertama masing-masing 20 ribu eksemplar sehingga totalnya 40 ribu eksemplar.

Kedua buku tersebut dan buku sebelumnya, yakni “The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi” memang layak dirangkaikan sebagai karya trilogi The Power of Silaturahim. Tulisan dan kisah-kisah yang termuat di dalamnya merefleksikan kisah sukses yang ditopang oleh kekuatan silaturahim.

Yudhi dan istrinya tertarik dengan ketiga buku yang tergabung dalam buku Trilogi The Power of Silaturahim itu. Namun, yang paling menarik bagi mereka buat kedua anaknya adalah buku yang berjudul “Berkarya dan Peduli Sosial Gaya Generasi Milenial: Kisah Inspiratif Dua Bersaudara Alira-Savero Dwipayana Bergiat untuk Sesama”. Keteladanan kakak beradik Alira-Ero bisa dicontoh Exxel dan Della.

“Dengan membaca buku Trilogi The Power of Silaturahim termasuk buku berjudul “Berkarya dan Peduli Sosial Gaya Generasi Milenial: Kisah Inspiratif Dua Bersaudara Alira-Savero Dwipayana Bergiat untuk Sesama”, Exxel dan Della dapat meneladaninya terutama mencontoh yang dilakukan Alira dan Ero. Saya yakin mereka senang mendapatkan hadiah buku-buku ini,” ujar Yudhi. (riq/ln)

  • Bagikan