• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Iwan Fals.

Iwan Fals menciptakan lagu berjudul Kanjuruhan sebagai ucapan belasungkawa atas tragedi yang merenggut ratusan nyawa. (Foto: IG @iwanfals)

Iwan Fals hingga 2 Musisi Malang Sentil Tragedi Kanjuruhan lewat Lagu, Liriknya Bikin Trenyuh 

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Hiburan
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Rasa simpati musisi papan atas Iwan Fals atas insiden Tragedi Kanjuruhan di Kabupaten Malang, Jatim, terungkap lewat lagu. Selain itu, musisi lainnya juga menciptakan lagu untuk menyentil kasus yang menewaskan lebih dari 135 orang dan 600 lebih luka-luka yang begitu memilukan itu.

Ya, insiden ini disorot banyak pihak. Sejak insiden itu terjadi pada 1 Oktober 2022, sederet musisi spontan menciptakan lagu untuk memperingati peristiwa berdarah tersebut, termasuk musisi legendaris Iwan Fals.

You might also like

Jenis kain.

Jangan Asal Cuci, Ini 9 Jenis Kain yang Perawatannya Berbeda

18/07/2026 9:18 PM
Stasiun paling indah Jawa Timur.

Stasiun Paling Indah Jawa Timur dengan Arsitektur Menarik yang Masih Memikat Hingga Kini

18/07/2026 10:36 AM

Tiga musisi Indonesia ciptakan lagu tentang Tragedi Kanjuruhan hingga liriknya bikin trenyuh mengenang para korban. Siapa saja mereka?

1 Iwan Fals-Kanjuruhan

_”Malang nian engkau duhai sayang
Tapi ku yakin Tuhan tunjukan jalan
Malang nian engkau wahai sayang
Tapi ku yakin jalanmu kan terang benderang”_

Musisi kondang Iwan Fals yang terkenal kerap menyorot isu permasalahan sosial di Indonesia itu spontan menciptakan karya lagu tentang Tragedi Kanjuruhan. Lagu berjudul “Kanjuruhan” itu dia rilis tepat lima hari pasca insiden pada Rabu (05/10/2022).

Lagu tragedi Kanjuruhan.
Situasi panas di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, dalam laga Arema FC vs Persebaya, beberapa waktu lalu. (Foto: Dani Kristian/Tugu Jatim)

Penyanyi dengan nama lengkap Virgiawan Listanto itu menciptakan lagu tersebut sebagai ucapan belasungkawa atas tragedi yang merenggut nyawa ratusan suporter Aremania. Lagu berdurasi lima menit dengan nukilan lirik itu menggetarkan penikmat musik dengan suara khasnya.

“Semoga keluarga dan handai taulan yang ditinggalkan kuat dan tabah menjalaninya. Usut tuntas tragedi ini agar tak terulang lagi di kemudian hari. Sebagai pencinta sepak bola, saya merasa sedih,” tulis Iwan Fals dikutip dari akun Instagram-nya.

2. Iksan Skuter-Oktober Hitam

Musisi Malang ciptakan lagu tragedi Kanjuruhan.
Iksan Skuter, musisi asal Malang ini juga mencipta lagu berjudul “Oktober Hitam” untuk mengenang insiden berdarah. (Foto: IG @iksanskuter)

“Ratusan ibu menangis berduka, kehilangan anak-anaknya”.

Tidak kalah dalam mengungkapkan dukanya, musisi Malang juga ikut prihatin atas tragedi yang terjadi karena sepak bola itu. Salah satunya ialah Iksan Skuter yang menciptakan lagu berjudul “Oktober Hitam”.

Dia mengatakan sudah tidak terhitung lagi berapa nyawa melayang dalam perhelatan sepak bola Indonesia. Fanatisme klub daerah asal menjadi bahan bakar utama dan komoditas dari bisnis sepak bola sehingga mampu menyerap ribuan penonton di setiap laga. Hal inilah disematkan Iksan dalam lirik lagunya.

Oktober Hitam menggambarkan rasa duka yang mendalam. Di mana tragedi ini terjadi atas rasa cinta berlebihan dan fanatisme sepak bola. Di mana ratusan ibu larut dalam tangis sembari mencari kabar anaknya yang tidak kunjung pulang. Mereka kehilangan anak-anak penerus masa depan setelah pamit menonton sepak bola.

3. Oneding-Lempar Batu Sembunyi Tangan

Musisi Malang.
Oneding ciptakan lagu berjudul “Lempar Batu Sembunyi Tangan” pasca Tragedi Kanjuruhan. (Foto: IG @oneding)

”Tolong kami tersakiti, kau bunuh teman kami!!. Mereka memuja dengan hati. Berakhir dengan tragedi. Lempar batu sembunyi tangan. Rasakan desakan kanan kiri. Berpeluh dan bercucur air mata”

Karya lagu dari musisi Malang juga lahir dari tangan Oneding yang tidak tinggal diam melihat tragedi kemanusiaan menimpa kota kelahirannya. Oneding menggandeng musisi THMSN (Tutus Thompson) untuk kembali mendorong transparansi hukum penegakan Tragedi Kanjuruhan.

Itulah musisi Iwan Fals hingga musisi Malang yang mengungkapkan rasa duka yang mendalam atas Tragedi Kanjuruhan. Mereka berharap lewat lagu ini hukum bisa ditegakkan seadil-adilnya.

Tags: Berita korban tragedi KanjuruhanBerita Kota Malang hari iniBerita suporter tragedi KanjuruhanIwan Fals ciptakan lagu KanjuruhanKasus Tragedi KanjuruhanKota Malang hari iniMusisi IndonesiaMusisi Iwan FalsPenyanyi Iwan FalsSimpati musisi Indonesia
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Jenis kain.

Jangan Asal Cuci, Ini 9 Jenis Kain yang Perawatannya Berbeda

by Dwi Linda
18/07/2026 9:18 PM
0

Tugujatim.id - Pernah merasa pakaian yang baru dibeli cepat berubah bentuk, mudah kusut, atau warnanya mulai memudar setelah beberapa kali...

Stasiun paling indah Jawa Timur.

Stasiun Paling Indah Jawa Timur dengan Arsitektur Menarik yang Masih Memikat Hingga Kini

by Dwi Linda
18/07/2026 10:36 AM
0

Tugujatim.id – Stasiun kereta api di Jawa Timur tidak lagi sekadar menjadi tempat naik dan turun penumpang. Stasiun paling indah...

Webtoon thriller.

8 Webtoon Thriller dengan Plot Twist Terbaik Tahun 2026, Alurnya Sulit Ditebak hingga Ending

by Dwi Linda
17/07/2026 11:12 AM
0

KOREA, Tugujatim.id - Plot twist terbaik dan tidak terduga menjadi salah satu alasan mengapa webtoon thriller Korea 2026 memiliki banyak...

Outfit Timeless

15 Fashion Item Outfit Timeless yang Tidak Pernah Ketinggalan Zaman

by Mochamad Abdurrochim
16/07/2026 3:46 PM
0

Tugujatim.id – Outfit timeless memang nggak pernah kehilangan pesonanya. Di saat tren fashion datang dan pergi begitu cepat, justru gaya...

Next Post
Bule di Bali.

Bule di Bali Kembali Langgar Aturan, Pakar Hukum Unair: Sanksi di Indonesia Harus Konsisten

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID