MOJOKERTO, Tugujatim.id – Debat Kedua Pilwali Kota Mojokerto 2024 masih menggunakan lokasi sebelumnya. Alias, debat nantinya Debat Kedua berlangsung di Ayola Sunrise Hotel Mojokerto di Jalan Benteng Pancasila, Kota Mojokerto, pada Kamis (07/11/2024).
Sementara, durasi debat kedua bakal serupa dengan debat perdana pada Jumat (25/10/2024) lalu. Format tersebut menjadi kesepakatan antara KPU Kota Mojokerto dengan liason officer masing-masing pasangan calon (paslon) Pilwali Kota Mojokerto 2024.
“Formatnya tetap sama seperti debat pertama. Sempat ada rencana pindah tempat, namun setelah rapat koordinasi akhirnya sepakat berlangsung di tempat yang sebelumnya dipakai,” ungkap Komisioner KPU Kota Mojokerto, Yahya Sachrul Wahyu, Sabtu (02/11/2024).
Pada debat kedua nanti, paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota tetap tampil bersama dalam satu panggung. Pun demikian, sambung Yahya, durasi waktu untuk sesi pertanyaan dan jawaban tidak ada perubahan.
“Tidak ada waktu yang dipangkas. Dibiarkan saja, tergantung bagaimana nanti moderator apakah sisa waktu untuk memperjelas pernyataan paslon, atau bisa mengingatkan bahwa waktu masih tersedia,” imbuh Komisioner Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih, Parmas, dan SDM) KPU Kota Mojokerto tersebut.
Sebelumnya, debat perdana kontestan Pilwali Kota Mojokerto berlangsung Jumat (26/10/2024) lalu. Debat yang berlokasi di Ayola Hotel, Kota Mojokerto ini berisi pemaparan visi, misi dan program kerja masing-masing paslon. Tiap paslon mendapat waktu 2 menit 30 detik pada sesi pertama.
Paslon Junaedi Malik-Chusnun Amin mendapat kesempatan pertama. Paslon dengan akronim Jamin ini menjelaskan bahwa mereka berkomitmen menjadikan Kota Mojokerto lebih kuat, tangguh dan bermartabat.
“Kami yang diusung oleh PKB. Kami menyatakan diri siap berkoalisi dengan rakyat. Untuk mewujudkan Kota Mojokerto yang lebih kuat, tangguh dan bermartabat,” terang Junaedi dalam siaran debat tersebut, Sabtu (26/10/2024).
Soal visi, Junaedi menjelaskan bahwa visi yang ia usung bakal dimulai dengan mewujudkan pemerintahan yang bersih. Bersih yang dimaksud meliputi tata kelola administrasi hingga keuangan. Selain itu, pengembangan sumber daya manusia juga menjadi janji Junaedi selanjutnya.
“Fokus juga untuk sumber daya manusia. Kalau infrastruktur menyesuaikan kebutuhan masyarakat,” tandasnya.
Sementara, paslon selanjutnya yakni Ika Puspitasari-Rachman Sidharta Arisandi menjelaskan visi, misi dan program kerja lewat Panca Bhakti. Alias lima program kerja unggulam yang ditawarkan. “Untuk mewujukan Kota Mojokerto yang maju, berkarater, berdaya saing, berkelanjutan dan sejahtera,” kata Ika Puspitasari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








