MOJOKERTO, Tugujatim.id – Jalur Pacet-Cangar dibuka lagi meski terbatas setelah terjadi longsor beberapa waktu lalu. Kondisi ini terlihat setelah tim gabungan lintas sektor melakukan mitigasi pada jalur alternatif penghubung Mojokerto dengan Kota Batu ini.
“Mitigasi dilakukan pada Minggu (07/12/2025) terhadap sepanjang jalur Pacet-Cangar, selanjutnya akan dilakukan pembukaan jalur secara terbatas,” terang Kasi Dalops UPT LLAJ Jawa Timur, Akhmad Yazid, Minggu (07/12/2025).
Meski demikian, jalur tersebut sewaktu-waktu ditutup kembali, terlebih bila terjadi hujan lebat atau cuaca ekstrem.
“Ditutup sementara (lagi) hingga kondisi cuaca membaik,” sambung Yazid.
Sebelumnya, peristiwa longsor dilaporkan terjadi di jalur Pacet-Cangar pada Senin (24/11/2025) siang. Akibat longsor tersebut, jalur Pacet-Cangar praktis tertutup material tanah hingga batang pepohonan.
Longsor tersebut terjadi akibat tebing yang labil sebab hujan deras. Proses pembersihan material longsor membutuhkan waktu cukup lama, sebab akses jalan hingga kondisi cuaca yang tidak menentu.
Tak hanya itu, titik longsor baru muncul di jalur Pacet-Cangar, Kamis (27/11/2025) dan Jumat (28/11/2025) kemarin. Longsor ringan ini menutup separuh ruas jalan. Longsor tersebut dipicu oleh hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Sebagai upaya antisipasi, alat deteksi dini bencana atau early warning system (EWS) dipasang di Gajahmungkur, Sendi, Pacet, Kabupaten Mojokerto. Hal ini imbas dari peristiwa longsor yang terjadi di jalur Pacet-Cangar beberapa waktu lalu. Sementara, alarm dipasang di Rest Area Sendi, Pacet. Titik tersebut dipilih sebab mudah diakses.
Alat EWS ini dilengkapi dengan 3 sensor deteksi ancaman. Pemasangan alat ini sekaligus sebagai pemberi peringatan bagi warga maupun pengguna jalan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








