SURABAYA, Tugujatim.id – Pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak (Khofifah-Emil) mengantongi elektabilitas mencapai 65,8 persen menjelang debat pemilihan gubernur (Pilgub) Jatim 2024 pada Minggu (3/11/2024).
Tiga hari menjelang debat Pilgub Jatim kedua, Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei terbarunya pada Kamis (31/10/2024). Sejauh ini, Khofifah-Emil masih terpantau unggul.
Elektabilitas pasangan calon, Khofifah-Emil memperoleh 65,8 persen. Disusul pasangan Risma-Gus Hans sebanyak 24,5 persen. Sementara Luluk-Lukman mendapat angka 1 persen.
“Sementara responden yang tidak tahu/tidak menjwab di angka 8,7 persen,” kata Direktur LSKP-LSI Denny JA, Sunarto Ciptoharjono pada Kamis (31/10/2024).
Sunarto menurutkan, ada beberapa faktor yang membuat Khofifah-Emil unggul dibanding dua pasangan. Salah satunya tingkat kepuasan Khofifah sebagai incumben mencapai 88,1%.
“Kepuasan masyarakat ke Khofifah sebagai inkumben sangat tinggi. Approval rating Khofifah di angka 88,1 persen di Jatim.
Sementara approval rating Emil di angka 77,3 persen,” jelasnya.
Berdasarkan tingkat kepercayaan tersebut, Sunarto mengatakan jika inkumben punya peluang kembali menduduki kursi Grahadi selama lima tahun mendatang.
“Approval rating untuk inkumben harus di atas 50 persen batas ambangnya. Kalau di angka 88 persen itu sukses hampir setara dengan Jokowi di level nasional,” imbuhnya.
Selain itu, Sunarto juga menghitung angka popularitas Khofifah mencapai 98 persen dibanding Risma 73,5 persen. Menurutnya, sosok Khofifah yang dianggap dekat dengan kelompok Nahdlatul Ulama (NU) menjadi keunggulan.
“Khofifah sebagai Ketua PP Muslimat NU memainkan peran penting dalam mendulang suara dari kalangan Nahdliyin,” terangnya.
Sebagai informasi, survei LSI ini dilakukan pada 16-22 Oktober dengan mencakup 800 responden secara face to face dan multistage random sampling dengan margin of error +- 3,5 persen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Izzatun Najibah
Editor: Darmadi Sasongko








