SURABAYA, Tugujatim.id – Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares menegaskan fokus utama latihan tim saat ini adalah peningkatan transisi permainan serta pemulihan kondisi fisik pemain. Hal ini sebagai persiapan jelang laga berikutnya yang tinggal berjarak kurang beberapa hari lawan Dewa United di Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Minggu (01/02/2026).
Tavares mengungkapkan, sejumlah pemain masih belum berada dalam kondisi 100 persen sehingga program latihan disesuaikan agar tetap menjaga kebugaran sekaligus meminimalisasi risiko cedera.
“Beberapa pemain kondisinya belum 100 persen. Jadi kami melatih mereka dengan intensitas, tapi tetap memperhatikan pemulihan dari pertandingan terakhir,” ujar Tavares, Jumat (30/01/2026).
Baca Juga: Persebaya Porakporandakan Kandang PSIM Dengan 3 Gol
Selain fokus pada transisi ofensif dan defensif, menurut pelatih asal Portugal itu, Persebaya juga terus memperkuat organisasi permainan, baik saat bertahan maupun menyerang. Hal ini dilakukan karena waktu persiapan menuju pertandingan berikutnya sangat terbatas.
“Target kami adalah transisi ofensif dan defensif, tetapi kami juga tidak boleh melupakan organisasi pertahanan dan serangan. Kami tidak punya banyak waktu untuk persiapan pertandingan selanjutnya,” katanya.
Tavares menilai progres timnya terus menunjukkan peningkatan. Dia optimistis kekompakan antar pemain semakin baik seiring berjalannya waktu.
“Hari ini tanggal 28 dan saya yakin kami sekarang lebih baik. Para pemain sudah lebih mengenal karakteristik rekan setimnya. Kami lebih baik dari minggu lalu dan target kami adalah menjadi tim yang lebih baik dari hari ke hari,” ujarnya.
Malik Risaldi Peluang Jadi Penyerang Tengah
Menanggapi absennya Rizky Dwi yang membuat Persebaya tidak memiliki striker murni, Tavares menyebut, Malik Risaldi berpeluang mengisi peran sebagai penyerang tengah meski posisi aslinya adalah pemain sayap.
Namun, Tavares menegaskan tidak ada perlakuan khusus dalam bentuk nasihat terbuka kepada Malik.
“Jika saya punya nasihat untuk Malik, saya akan menyampaikannya langsung kepadanya,” kata Tavares.
Dia juga mengakui kesulitan mendatangkan pemain lokal pada bursa transfer paruh musim karena sebagian besar pemain masih terikat kontrak dengan klub masing-masing.
“Tidak mudah merekrut pemain lokal di jendela transfer ini. Tapi bagaimanapun, Malik bisa bermain sebagai winger atau striker. Semua orang harus siap,” ucapnya.
Menurut Tavares, yang terpenting adalah tim memahami karakteristik pemain yang mengisi posisi tersebut agar rencana permainan dapat berjalan optimal.
“Tim perlu tahu bagaimana cara bermain dengan pemain yang ada. Berbeda jika dia tipe pemain yang butuh ruang atau yang lebih sering menahan bola,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: M. Khaesar
Editor: Dwi Lindawati







