TUBAN, Tugujatim.id – Seorang jemaah haji asal Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dikabarkan meninggal di Makkah, Minggu (01/06/2025), hanya tiga hari sebelum puncak ibadah wukuf di Arafah. Jemaah haji Tuban meninggal tersebut bernama Sun Haji, 90, warga Kecamatan Grabagan. Sun Haji diketahui memiliki kondisi kesehatan berisiko tinggi karena usia lanjut.
Kabar jemaah haji Tuban meninggal ini dibenarkan oleh Plt Kasi Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Tuban Moh. Ansori. Dia menyampaikan, Sun Haji tergabung dalam kloter 70 dan sempat mengalami sesak napas sebelum akhirnya dilarikan ke fasilitas kesehatan setempat.
Baca Juga: Jemaah Haji Tuban Siap Wukuf di Arafah, Petugas Minta Hemat Energi Jelang Puncak Ibadah
“Benar, almarhum wafat pada Minggu kemarin. Berdasarkan hasil diagnosa tim medis, beliau mengalami henti jantung atau cardiac arrest. Kami turut berduka dan telah menyampaikan kabar ini kepada keluarga di Tanah Air,” ujar Ansori saat dikonfirmasi, Senin (02/06/2025).
Sun Haji merupakan salah satu dari jemaah yang dikategorikan lansia risiko tinggi (risti). Meski berangkat dengan semangat menunaikan rukun Islam kelima, kondisi fisik almarhum yang rentan membuatnya harus mendapat pengawasan khusus dari petugas kloter.
Menurut laporan petugas kesehatan haji, keluhan sesak napas muncul saat almarhum berada di pemondokan. Tim medis langsung merespons cepat, namun nyawanya tidak tertolong. Prosesi pemulasaran dilakukan sesuai prosedur dan standar internasional penyelenggaraan haji.
“Jenazah telah dimakamkan di pemakaman Ma’la di Makkah. Semuanya berjalan sesuai tata cara dan keluarga telah dihubungi langsung oleh pihak kami,” tambah Ansori.
Suhu Ekstrem Warnai Haji 2025
Musim haji tahun ini diwarnai dengan suhu ekstrem yang menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh jemaah. Pada puncak ibadah haji yang dimulai 8 Zulhijjah atau Rabu (04/06/2025), suhu udara di kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) diperkirakan menyentuh angka 50 derajat Celsius.
Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah Indonesia dan panitia haji. Petugas haji telah mengimbau agar seluruh jemaah, terutama lansia, membatasi aktivitas fisik dan banyak beristirahat di hotel menjelang fase Armuzna.
“Jemaah diimbau tetap berada di kamar masing-masing kecuali untuk keperluan penting. Istirahat cukup dan konsumsi air putih yang banyak sangat penting,” imbaunya.
Menurut dia, kondisi fisik para jemaah masih terpantau baik. Namun, saat ini mereka diminta lebih banyak beristirahat untuk menghemat tenaga.
“Semoga almarhum husnul khatimah dan seluruh jemaah lainnya diberi kesehatan hingga tuntas menjalani seluruh rangkaian ibadah,” tutup Ansori.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








