TUBAN, Tugujatim.id – Jemaah Haji Tuban diimbau lebih waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi selama musim haji tahun ini.
Suhu udara di Tanah Suci bisa menyentuh angka 41°C pada siang hari. Kondisi tersebut sangat rawan menyebabkan dehidrasi dan gangguan kesehatan lainnya, terutama bagi jemaah lanjut usia.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tuban, Umi Kulsum, menegaskan pentingnya menjaga kebugaran menjelang keberangkatan.
“Cuaca di sana sangat ekstrem, kami minta semua jemaah menjaga kesehatan. Jangan sampai dehidrasi. Harus banyak minum dan rutin periksa ke fasilitas kesehatan terdekat sebelum berangkat,” ujarnya saat pelaksanaan Manasik Haji Massal 2 di Graha Sandiya, Merakurak, Selasa (6/5/2025).

Sebanyak 1.252 jemaah mengikuti manasik massal terakhir sebelum keberangkatan. Mereka berasal dari kloter 68, 69, 70, dan 86. Keberangkatan jemaah dijadwalkan mulai 21 Mei 2025 secara bertahap, dimulai dari pukul 07.00 WIB hingga malam hari.
Terkhusus Kloter 86 sebanyak 116 jrmaah yang tergabung dengan Kota Probolinggo dan Bojonegoro berangkat pada 26 Mei 2025.
Mantan Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Tuban ini menyebutkan cuaca panas yang ekstrem dapat menjadi ujian tersendiri dalam pelaksanaan ibadah haji. Karena itu, kesiapan fisik dan mental para jemaah menjadi fokus utama.
“Bagi jemaah yang masih dalam proses istitha’ah (kemampuan), mohon tetap pantau kondisi kesehatan. Jika perlu, segera konsultasi ke puskesmas atau dokter,” tegasnya.
Kemenag Tuban terus mengingatkan bahwa kondisi fisik yang prima adalah syarat utama agar jemaah bisa menuntaskan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci.
“Paling penting adalah sehat. Kami terus berdoa agar jemaah asal Tuban diberi kelancaran, kemudahan, dan bisa menunaikan semua rukun haji dengan sempurna,” pungkas Umi.
Dengan waktu keberangkatan yang semakin dekat dan suhu ekstrem yang menanti, para jemaah diminta tetap fokus pada persiapan fisik dan spiritual agar mampu menjalankan ibadah haji dengan khusyuk dan aman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko







