MOJOKERTO, Tugujatim.id – Hujan deras dan angin kencang pada Senin (02/12/2024) membuat jembatan di Mojokerto putus. Akibatnya akses warga Dusun Kedungudi, Kedung Gempol, Kecamatan Mojosari menuju Dusun Balongcangak sementara terganggu.
Keterangan dari kepala dusun Kedung Gempol, Eko menyebutkan bahwa terputusnya jembatan penghubung Kedungudi dan Balongcangak diketahui sekira Selasa (03/12/2024) pukul 03.00 WIB. “Atas kejadian tersebut kami melapor ke jajaran Pemda setempat,” tandasnya.
Penyebab putusnya jembatan tersebut diduga kuat akibat meluapnya volume air sungai Sadar. Selain itu, terdapat tanaman liar hingga tumpukan sampah yang berada di bawah kolong jembatan. Faktor usia jembatan juga diduga menjadi penyebab akses penghubung perekonomian warga tersebut jebol.
“Aset milik Dinas PU Kabupaten Mojokerto yang dibangun tahun 2008 lalu. Sementara dari hasil asesmen diketahui panjang jembatan keseluruhan kurang lebih 30 meter, sementara luas area terdampak kurang lebih 20 meter dengan lebar 2,5 meter,” tambah Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim, terpisah.
Khakim melanjutkan, jebolnya jembatan ini membuat siswa dari SDN Kedunggempol harus memutar ke arah timur sejauh 3 kilometer lebih untuk berangkat ke sekolah. Sementara kalangan petani harus menempuh rute yang sama bila ingin menuju area persawahan di Lontar, dusun lainnya.
“Segera mungkin ditindaklanjuti oleh pihak-pihak terkait setelah adanya asesmen hari ini,” tandas Khakim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








