Jenis-jenis Wawancara dalam Kegiatan Jurnalistik - Tugujatim.id

Jenis-jenis Wawancara dalam Kegiatan Jurnalistik

  • Bagikan
Ilustrasi wawancara dan interview yang dilakukan oleh reporter atau jurnalis. (Foto: Pexels)

Tugujatim.id – Wawancara merupakan salah satu kegiatan penting dalam melakukan penggalian data. Wawancara tidak bisa ditinggalkan dalam proses jurnalistik, karena tanpa wawancara, berita yang akan disampaikan ke masyarakat tidak memiliki fakta, data dan informasi. Wawancara juga banyak sekali jenisnya.

Menurut Asti Musman dan Nadi Mulyadi dalam Jurnalisme Dasar (2017) memaparkan bahwa wawancara merupakan conversation, percakapan, perbincangan, obrolan yang biasa dilakukan dua orang dengan tujuan mendapatkan informasi atas nama audiens yang tak tampak.

Tugu Jatim merangkum jenis-jenis wawancara yang dikutip dari Asti Musman dan Nadi Mulyadi dalam Jurnalisme Dasar (2017) dan Santana dalam Jurnalisme Investigasi (2003) yang terdiri dari 57 jenis. Apa saja? Sebagai berikut.

1. Man in the Street Interview

Wawancara dilakukan dengan mengumpulkan beberapa pendapat orang awam mengenai sebuah peristiwa. Seperti pendapat dari pembeli yang ada di pasar tentang naiknya harga lombok, tentang pendapat pengemudi atas harga bahan bakar minyak yang menanjak, keluh-kesah korban gempa bumi, dan lain-lain.

2. Casual Interview

Wawancara dilakukan karena jurnalis bertemu dengan narasumber yang dianggapnya punya informasi yang perlu dilaporkan pada khalayak, ada yang menyebut ‘casual interview’ sebagai wawancara mendadak dengan narasumber. Hal ini penting saat melakukan liputan mendalam dan perlu lincah dalam menggali data.

3. Personal Interview

Wawancara dilakukan secara khusus dan pribadi dari seseorang yang dianggap mempunyai nilai-nilai berita. Entah itu berupa prestasi, pencapaian, keunikan, menarik, tokoh mayarakat, dan lain-lain. Personal interview juga acap kali dimasukkan dalam liputan khusus dan mendalam.

4. News Peg Interview

Sering disebut sebagai information interview karena wawancara dilakukan untuk melaporkan peristiwa yang direncanakan. Seperti misalnya wawancara pihak polres atau polsek terkait lalu lintas mudiks.

5. Telephone Interview

Wawancara dilakukan oleh jurnalis kepada narasumber melalui telepon. Biasanya hal itu dilakukan karena kebutuhan berita yang mendesak untuk meminta meninta konfirmasi atas sebuah peristiwa. Konfirmasi juga bisa dipakai sebagai pencegah dari Berita Hoax.

Itulah 5 jenis-jenis wawancara yang bisa dipakai dan diterapkan untuk diri kita masing-masing. Semoga tulisan ini bermanfaat.

  • Bagikan