JEMBER, Tugujatim.id – Jalur penerbangan Jember-Surabaya resmi kembali beroperasi mulai 1 Juni 2026. Maskapai Wings Air member of Lion Group akan melayani penerbangan reguler rute Surabaya–Jember–Surabaya menggunakan pesawat ATR 72 berkapasitas 72 penumpang.
Kembalinya rute penerbangan tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat di kawasan Tapal Kuda Jawa Timur.
Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan pembukaan kembali jalur udara menuju Jember merupakan respons atas meningkatnya aktivitas ekonomi, bisnis, pendidikan, hingga pariwisata di daerah tersebut.
“Jember memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Aktivitas bisnis, perdagangan, pendidikan, hingga sektor pariwisata terus tumbuh dari tahun ke tahun,” ujar Danang.
Menurutnya, konektivitas udara menjadi bagian penting untuk mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi sekaligus mempermudah mobilitas masyarakat.
Berdasarkan jadwal yang dirilis, penerbangan Wings Air rute Surabaya–Jember akan beroperasi setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.
Penerbangan IW-1898 dijadwalkan berangkat dari Surabaya pukul 09.00 WIB dan tiba di Jember pukul 10.05 WIB. Sementara penerbangan IW-1899 dari Jember menuju Surabaya berangkat pukul 10.30 WIB dan tiba pukul 11.20 WIB.
Baca Juga : Revitalisasi Bandara Notohadinegoro Jember: Bupati Fawait Prioritaskan Jalur Udara Baru
Pemkab Jember Sambut Positif Rute Penerbangan Dibuka Lagi
Pemerintah Kabupaten Jember menyambut positif dibukanya kembali rute penerbangan tersebut. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, Gatot Triyono, menilai konektivitas udara akan membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat maupun pelaku usaha.
“Melalui Surabaya sebagai hub utama Lion Group, masyarakat Jember kini lebih mudah melanjutkan perjalanan ke berbagai kota besar di Indonesia hingga penerbangan internasional,” ungkap Gatot.
Ia menyebut masyarakat Jember nantinya dapat terhubung ke sejumlah kota seperti Jakarta, Batam, Pekanbaru, Makassar, Denpasar, hingga Kupang. Selain itu, tersedia pula koneksi penerbangan internasional menuju Kuala Lumpur dan Jeddah.
Kembalinya jalur udara menuju Jember sejalan dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi daerah dalam beberapa tahun terakhir. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Jember tahun 2025 tumbuh sebesar 5,47 persen dengan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai Rp110,98 triliun.
Selain dikenal sebagai daerah agribisnis, Jember juga menjadi salah satu sentra komoditas ekspor seperti kopi, tembakau, kakao, dan edamame yang dipasarkan hingga mancanegara. (Adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer : Feni Yusnia
Editor: Mochamad Abdurrochim








