JEMBER, Tugujatim.id – Kepala desa (kades) di Jember rutin membawa ratusan anak yatim piatu belanja baju Lebaran. Tahun 2025 ini menjadi kali keempat Kepala Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Kamiludin, menggelar program belanja kebutuhan Lebaran.
Sekitar 151 anak yatim piatu terdaftar untuk menerima bantuan baju lebaran menjelang Hari Raya Idulfitri dari kades di Jember.
Baca Juga: Jelang Lebaran, Jalur Bypass Mojokerto Tak Masuk Daftar Pembatasan Angkutan
“Belanja THR Lebaran Anak Yatim Piatu ini adalah tahun ke-4 yang kami laksanakan rutin setiap tahun menjelang Lebaran yaitu H-7. Setiap tahun kami melaksanakan THR belanja baju gratis untuk anak yatim piatu,” ujar Kamiludin pada Senin (24/03/2025).
Dia menjelaskan, program ini merupakan bagian dari pemanfaatan tanah kas desa (TKD) yang dikhususkan untuk kepentingan anak yatim piatu di Desa Sidomulyo.
“Jadi kami punya program TKD untuk anak yatim. Jadi setiap tahun kami menyewakan tanah khas desa kami untuk kepentingan anak yatim piatu Desa Sidomulyo,” jelasnya.

Hasil dari penyewaan tanah tersebut didistribusikan untuk tiga kebutuhan utama, mulai dari pendidikan hingga bisnis yang ditekuni para anak yatim piatu di desa tersebut.
“Kami distribusikan di tiga item. Pertama yaitu untuk bantuan pendidikan, item kedua untuk THR Lebaran, dan item ketiga untuk usaha produktif,” tambah Kamiludin.
Dia juga menjelaskan, anak-anak yatim di desanya telah memiliki usaha sendiri. Beberapa anak yatim piatu di Desa Sidomulyo itu sudah memiliki usaha Cafe Gapuro. Di mana 100 persen hasilnya untuk kepentingan anak-anak yatim piatu.
Toko Dukung Program Beri Diskon hingga 20 Persen
Dalam program belanja Lebaran kali ini, setiap anak mendapatkan jatah uang belanja sebesar Rp500.000 yang dapat digunakan secara bebas sesuai kebutuhan masing-masing.
“Hari ini kami membawa rombongan 151 masing-masing anak dapat jatah Rp500.000. Masing-masing anak untuk belanja bebas macam apa saja. Yang penting tidak melebihi angka Rp500.000,” tutur Kamiludin.

Selain itu, dia mengaku program tersebut mendapat dukungan dari toko tempat mereka berbelanja yang memberikan potongan harga khusus.
“Alhamdulillah, toko ini memberikan diskon sebesar sekitar 15-20 persen,” tambahnya.
Inisiatif Desa Sidomulyo ini menjadi contoh nyata bagaimana pemerintahan desa dapat mengelola aset desa secara produktif sekaligus memperhatikan kesejahteraan kelompok rentan di masyarakat, khususnya anak-anak yatim piatu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








