• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
PT Pupuk Indonesia menggandeng Todaytech untuk menyemprotkan pupuk cair di lahan persawahan para petani di Kabupaten Tuban, Rabu (17/11/2021). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

PT Pupuk Indonesia menggandeng Todaytech untuk menyemprotkan pupuk cair di lahan persawahan para petani di Kabupaten Tuban, Rabu (17/11/2021). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Kali Pertama di Tuban, Petani Semprotkan Pupuk Cair Memakai Drone

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – PT Pupuk Indonesia (persero) sebagai badan usaha milik negara (BUMN) bersama anggota holding-nya menggandeng Todaytech, penyedia drone pertanian, untuk melakukan penyemprotan pupuk cair di Desa Bandungrejo, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Rabu (17/11/2021). Dan penyemprotan pupuk organik cair ponska oca menggunakan drone ini baru kali pertama dilakukan di Tuban.

Harapannya dengan adanya inovasi ini bisa memberikan wawasan baru kepada petani soal penerapan pemupukan bisa memanfaatkan teknologi yang lebih mudah dan menyenangkan.

You might also like

PT Unicomindo.

Sengketa Sampah Berlanjut, PT Unicomindo Tagih Utang Pemkot Surabaya Rp104,24 M lewat Surat Peringatan

03/07/2026 3:06 PM
Curanmor

Polda Jatim: Waspadai Modus Curanmor Diangkut Pikap hingga Pelaku Menyamar Saat Beribadah

03/07/2026 2:04 PM

“Iya kami mengenalkan kepada petani jika dunia pertanian bisa juga memanfaatkan teknologi,” ujar Vice President Penjualan Wilayah Jatim PT Pupuk Indonesia Iyan Fajri kepada Tugu Jatim, Rabu (17/11/2021).

Dia juga menerangkan, sebelum era teknologi, semua pekerjaan dilakukan secara manual. Mulai dari membajak sawah dengan menggunakan sapi hingga panen. Dengan hadirnya teknologi, petani dimudahkan untuk membajak sawah dengan menggunakan traktor hingga memanen hasil padi dengan combain.

“Lha mungkin saja 5-6 tahun ke depan, penyemprotan obat atau pupuk menggunakan drone,” terangnya.

Drone pertanian saat menyemprotkan pupuk cair organik ponska oca di satu hektare sawah milik warga Desa Bandungrejo, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)
Drone pertanian saat menyemprotkan pupuk cair organik ponska oca di satu hektare sawah milik warga Desa Bandungrejo, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Iyan menuturkan, inovasi perusahaan berpelat merah pada produk pupuk organik dan Kementerian Pertanian ini bertujuan untuk meningkatkan produksi pertanian yang berkelanjutan.

“Penambahan produk pupuk cair organik ini dijalankan pemerintah dengan prinsip efisien dan tetap mengedepankan kualitas dan kemudahan aplikasi petani untuk meningkat hasil produksi,” terangnya.

Sementara itu, Kabid Tanaman Pangan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Wiwin Risti Kuswati menuturkan, teknologi baru yang diciptakan oleh pupuk Indonesia dengan mengeluarkan produk pupuk cair yang organik, menjadi jawaban untuk petani yang selama ini masih memiliki ketergantungan dengan pupuk kimia.

“Semoga ketergantungan petani pada pupuk kimia bisa diminimalisasi serta bisa memperbaiki struktur tanah,” sambungnya.

Selain itu, penyemprotan pupuk organik maupun obat dengan menggunakan drone dirasa sangat efektif. Hanya dengan membutuhkan waktu 15 menit, cukup untuk menyemprot pupuk 1 hektare sawah.

“Saya rasa sangat efisien. Kalau menggunakan tenaga manusia mungkin waktunya lumayan lama,” ujarnya.

Tags: droneInovasi pertanianKabupaten TubanPT Pupuk IndonesiaPupuk organik cairTuban hari ini
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

PT Unicomindo.

Sengketa Sampah Berlanjut, PT Unicomindo Tagih Utang Pemkot Surabaya Rp104,24 M lewat Surat Peringatan

by Dwi Linda
03/07/2026 3:06 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - PT Unicomindo kembali menagih kewajiban pembayaran sebesar Rp104,24 miliar kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Penagihan dilakukan melalui...

Curanmor

Polda Jatim: Waspadai Modus Curanmor Diangkut Pikap hingga Pelaku Menyamar Saat Beribadah

by Mochamad Abdurrochim
03/07/2026 2:04 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus baru pencurian kendaraan...

Jawa Timur

Udara Kabur Disertai Kelembapan Ekstrem Hingga 99 Persen, Cuaca Jawa Timur Picu Risiko Lingkungan dan Kesehatan

by Mochamad Abdurrochim
03/07/2026 9:02 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Jumat (03/07/2026) tidak hanya didominasi udara kabur, tetapi juga ditandai oleh tingkat kelembapan...

Jombang

Berawal dari Utang Rp500 Ribu, Nenek di Jombang Ditagih Rp70 Juta hingga Sertifikat Tanah Disita

by Mochamad Abdurrochim
02/07/2026 10:42 PM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Di usia yang seharusnya diisi dengan ketenangan, Ngatini (69), seorang nenek asal Desa Banjardowo, Kecamatan Kabuh, Kabupaten...

Next Post
Ilustrasi gerhana bulan sebagian. (Foto: BMKG/Tugu Jatim)

Terjadi selama 3,5 Jam, Gerhana Bulan Sebagian pada 19 November 2021 Disebut Jadi yang Terlama

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID