• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kampung pembuat tusuk sate.

Salah satu perajin tusuk sate kampung dukuan Perbon, Kelurahan Perbon, Kecamatan Tuban, Jawa Timur, yang sedang proses produksi bambu disulap menjadi produk berkualitas. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Kualitas Terjamin, Kampung Pembuat Tusuk Sate di Tuban Banjir Pesanan Jelang Iduladha 2024

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in Bisnis
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Menjelang perayaan Iduladha yang jatuh pada akhir pekan depan, kampung pembuat tusuk sate di Tuban, Jawa Timur, mengalami lonjakan pesanan. Para perajin tusuk sate di desa tersebut kini sibuk bekerja siang dan malam untuk memenuhi permintaan yang datang tidak hanya dari dalam kota, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia.

Dukuan Perbon, Kelurahan Perbon, Kecamatan Tuban, sudah lama dikenal sebagai pusat pembuatan tusuk sate berkualitas. Hampir seluruh warga sekampung terlibat dalam industri ini yang telah menjadi sumber mata pencaharian utama mereka selama bertahun-tahun. Dengan bahan baku utama berupa bambu yang banyak tersedia di sekitar desa, mereka mampu memproduksi tusuk sate dalam jumlah besar dengan kualitas yang terjamin.

You might also like

Rajut

Produk Rajut Ernawati Lolos Kurasi, Masuk Display Gerai Ritel Fashion Asal Jepang, Kini Tembus Pasar Internasional

20/07/2026 3:30 PM
GBC ke-74

GBC ke-74 Coach Fahmi Dimulai di Malang, 80 Pengusaha dari Berbagai Daerah Ikuti Pelatihan Bisnis

14/07/2026 1:52 PM

Salah satu perajin di kampung pembuat tusuk sate tersebut bernama Raminah, 55. Dia memproduksi tusuk sate hampir setiap hari. Saat hari biasa dia bisa memproduksi 20-50 ikat tusuk sate, yang setiap ikat berisi 90 tusuk. Atau sekitar 1.800–4.500 tusuk. Sedangkan menjelang Iduladha ini, dia harus memproduksi hingga 9.000 tusuk sate per hari untuk memenuhi permintaan.

“Alhamdulillah, lumayan banyak pesanan dibandingkan hari biasanya. Satu ikat tusuk sate saya jual Rp2.000,” ucap perajin yang sudah menggeluti usaha ini sejak kecil.

Proses pembuatan tusuk sate sendiri cukup sederhana namun memerlukan ketelitian. Bambu dipotong sesuai ukuran. Kemudian diasah hingga halus dan dipotong menjadi tusuk-tusuk kecil. Setelah itu, tusuk-tusuk tersebut disortir berdasarkan kualitas dan ukuran sebelum akhirnya dikemas dan siap dikirim ke berbagai daerah.

Kampung pembuat tusuk sate di Tuban.
Proses pembuatan tusuk sate kampung dukuan Perbon, Kelurahan Perbon, Kecamatan Tuban, Jawa Timur. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

“Kami memang capek, tapi kami senang karena pesanan banyak berarti pendapatan kami juga meningkat. Ini berkah buat kami semua di sini,” katanya.

Selain untuk pasar lokal, tusuk sate dari Dukuan Perbon juga diminati oleh pasar luar daerah seperti Lamongan, bahkan Bojonegoro. Banyak pedagang sate yang sudah menjadi pelanggan tetap dari kampung ini karena kualitasnya yang dikenal kuat dan tidak mudah patah.

Peningkatan pesanan ini juga berdampak positif pada perekonomian desa. Pendapatan para perajin meningkat sehingga mereka bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dengan lebih baik. Selain itu, aktivitas ekonomi yang meningkat juga membuat roda perekonomian desa berputar lebih cepat, menciptakan efek domino yang positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: : Mochamad Abdurrochim

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Tuban hari iniIduladha 2024 di TubanKabupaten Tuban hari iniKampung Tusuk SateKampung Tusuk Sate TubanPerajin di Kampung Tusuk SateWarga Kampung Tusuk Sate
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Rajut

Produk Rajut Ernawati Lolos Kurasi, Masuk Display Gerai Ritel Fashion Asal Jepang, Kini Tembus Pasar Internasional

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:30 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Produk rajut milik Ernawati, pelaku UMKM asal Desa Candipari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, berhasil lolos kurasi Dinas...

GBC ke-74

GBC ke-74 Coach Fahmi Dimulai di Malang, 80 Pengusaha dari Berbagai Daerah Ikuti Pelatihan Bisnis

by Mochamad Abdurrochim
14/07/2026 1:52 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Grounded Business Coaching (GBC) angkatan ke-74 resmi dimulai di Kota Malang, Selasa (14/07/2026). Pelatihan bisnis yang dikenal...

Gading Gajah

Polda Jatim Bongkar Penyelundupan Gading Gajah, Kupu-Kupu Langka dan Benih Lobster ke Luar Negeri

by Mochamad Abdurrochim
30/06/2026 12:15 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur mengungkap tiga kasus penyelundupan dan perdagangan ilegal sumber daya alam yang melibatkan...

Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:55 AM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Kabupaten Probolinggo terus memperluas jaringan pemasaran komoditas unggulan daerah. Terbaru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menjalin kerja sama...

Next Post
Bupati Hendy.

Minim Realisasi Janji Pemerintahan Bupati Hendy, Ketum IMM Jember: Rapor Merah

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID