Kapolres Tuban Bagikan 100 Bansos Beras bersama Organisasi Mahasiswa saat Patroli Malam - Tugujatim.id

Kapolres Tuban Bagikan 100 Bansos Beras bersama Organisasi Mahasiswa saat Patroli Malam

  • Bagikan
Kapolres Tuban AKBP Darman bersama jajaran dan anggota organisasi mahasiswa di Bumi Wali membagikan bansos beras untuk warga, Rabu malam (28/07/2021). (Foto: Humas Polres Tuban/Tugu Jatim)
Kapolres Tuban AKBP Darman bersama jajaran dan anggota organisasi mahasiswa di Bumi Wali membagikan bansos beras untuk warga, Rabu malam (28/07/2021). (Foto: Humas Polres Tuban)

TUBAN, Tugujatim.id – Polres Tuban melakukan patroli malam di sejumlah titik pada Rabu malam (28/07/2021). Sambil patroli, mereka juga mengajak sejumlah organisasi mahasiswa di Bumi Wali ini untuk membagikan bantuan sosial (bansos) beras untuk warga terdampak Covid-19. Patroli malam itu langsung dipimpin oleh Kapolres Tuban AKBP Darman.

“Malam ini (Rabu, 28/07/2021, red) kami membagikan sembako kepada pedagang kecil bersama teman-teman mahasiswa dari HMI, PMII, dan GMNI. Mudah-mudahan kepedulian kita bersama ini bisa meringankan beban warga terdampak Covid-19. Insyaa Allah setiap malam akan kami laksanakan,” terang Kapolres Tuban AKBP Darman.

Dia mengatakan, sekitar 100 kantong beras 5 kg serta 350 masker dibagikan kepada para pedagang kaki lima (PKL), tukang becak, maupun warga lainnya yang terdampak Covid-19.

“Sasaran pertama pembagian bansos dilaksanakan di seputaran Jalan Pemuda Tuban, dilanjutkan menuju Jalan Ronggolawe serta area parkir wisata Pantai Boom,” ujarnya.

Salah satu anggota organisasi mahasiswa di Tuban memberikan bansos beras untuk pedagang, Rabu malam (28/07/2021). (Foto: Humas Polres Tuban/Tugu Jatim)
Salah satu anggota organisasi mahasiswa di Tuban memberikan bansos beras untuk pedagang, Rabu malam (28/07/2021). (Foto: Humas Polres Tuban)

AKBP Darman mengatakan, setiap malam akan menyediakan minimal 100 paket sembako. Disinggung tentang ketentuan khusus dalam PPKM Level 4 tahap 2, dia menjelaskan bahwa ada sedikit kelonggaran dalam penerapan aturannya.

“Semula pukul 20.00 harus ditutup, sekarang ada kelonggaran sampai pukul 21.00. Kalau makan di tempat, ketentuannya maksimal 20 menit. Harapannya meski diperbolehkan makan di tempat, warga tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) dengan menjaga jarak,” tuturnya.

Saat ditanya pelibatan mahasiswa dalam pembagian bansos tersebut, AKBP Darman menjelaskan, penanganan Covid-19 merupakan tanggung jawab bersama.

“Biar semuanya merasakan, semua ikut peduli bahwa ternyata kalau melihat warga terdampak betapa prihatinnya, biar tumbuh rasa kepeduliannya,” ujar Darman.

  • Bagikan