Kebakaran Gudang Mebel di Blandongan Pasuruan, 2 Rumah dan 3 Motor Ikut Hangus

Kebakaran gudang mebel.
Sebuah gudang mebel terbakar hebat di Kampung Jelak, Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Rabu pagi (25/01/2023). (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

PASURUAN, Tugujatim.id – Sebuah peristiwa kebakaran gudang mebel terjadi di Kampung Jelak, Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Rabu pagi (25/01/2023). Akibat kebakaran itu, dua buah rumah dan tiga sepeda motor ikut ludes terbakar.

Kobaran api insiden kebakaran gudang mebel muncul dari salah satu gudang produksi kayu sekitar pukul 10.00 WIB. Menurut salah satu karyawan bernama Sugeng, kebakaran dipicu akibat korsleting listrik mesin.

“Tadi sempat dengar ada ledakan, sepertinya korsleting listrik terus apinya menjalar kena busa spon ke kayu,” ujar Sugeng.

Kebakaran gudang mebel.
Warga berusaha memadamkan api di Kampung Jelak, Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Rabu pagi (25/01/2023). (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Banyaknya material kayu membuat api cepat menjalar. Dua gudang mebel berisi material kayu hangus terbakar.

Dia juga mengatakan, tiga sepeda motor milik karyawan gagal diselamatkan karena ludes terbakar. Bahkan, api juga merambat dan membakar dua rumah warga di dekat gudang.

“Kebakarannya lumayan besar, tadi ada beberapa sepeda motor yang terbakar, rumah yang punya gudang sama saudaranya juga ikut terbakar,” ucap Endang, salah satu warga.

Sementara itu, Khusniati, salah satu pemilik rumah, kebakaran gudang mebel terjadi saat dirinya bersama anaknya sedang menonton TV. Dia dan anaknya langsung berlari keluar menyelamatkan diri.

“Perabotan rumah hangus semua. Ada kasur, lemari, baju, AC, dan barang-barang penting lainnya,” ungkapnya.

Kebakaran gudang mebel.
Salah satu rumah terdampak kebakaran gudang mebel di Kampung Jelak, Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Rabu pagi (25/01/2023). (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Akibat kebakaran, sebanyak tiga warga mengalami luka-luka. Tiga warga tersebut langsung ditangani petugas ambulans.

“Tadi ada warga tangannya lecet sedikit, dan sekarang ambulans PSC 199 di-stand by-kan melayani apabila warga ada yang perlu cek kesehatan,” ujar Kepala BPBD Kota Pasuruan Samsul Hadi.

Tiga unit pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api. Hingga kini petugas masih berupaya memadamkan api. Perkiraan, kerugian akibat kebakaran itu mencapai ratusan juta rupiah.