MOJOKERTO, Tugujatim.id – Kebakaran kandang di Mojokerto menghanguskan ribuan anak ayam.
Kebakaran hebat terjadi di Desa Mrisen, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, pada Sabtu (21/02/2026) malam.
Besarnya kobaran api membuat petugas pemadam kebakaran harus berjibaku dalam waktu lama hingga api benar-benar bisa padam seluruhnya.
Dari informasi yang dihimpun, kebakaran hebat ini diduga dipicu dari tabung elpiji sebuah oven penghangat. Akibat peristiwa ini 30.000 anak ayam pedaging hangus. Meski dilaporkan tidak ada korban jiwa dari peristiwa ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta.
Keterangan dari Komandan Regu Pemadam Kebakaran Pos I BPBD Kabupaten Mojokerto, Sukamto menyebutkan bahwa pihaknya awalnya menerima laporan kebakaran dari salah satu warga. Tak lama, ia lantas menerjunkan 4 unit mobil pemadam kebakaran menuju lokasi yang dimaksud.
“Kebakaran pada 2 kandang ayam yang berisi ayam pedaging sejumlah kurang lebih 30.000 ekor yang usia mulai 1 hingga 4 hari. Luas area terbakar seluas 12 x 22 meter,” urainya, Minggu (22/02/2026).
Masih kata Sukamto, petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu hingga sekira 6 jam hingga kobaran api benar-benar padam. Hal ini akibat material kandang yang mudah terbakar serta jumlah anak ayam yang ikut terbakar dalam insiden ini.
“Butuh waktu cukup lama sekira 6 jam agar api benar-benar padam seluruhnya,” tandasnya.
Sementara itu, Kapolsek Jatirejo, AKP Agus Setiawan mengatakan bahwa kebakaran kandang ayam yang dimiliki oleh Sumarni, warga Mrisan, Jatirejo, Kabupaten Mojokerto ini pertama kali diketahui dari suara benda terbakar dari oven penghangat.
“Dugaan dari oven. Sempat dicoba memadamkan secara manual namun tidak bisa. Kandang berisi anak ayam total 30.000 ekor, lalu yang bisa selamat sekira 2.000 ekor anak ayam,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








