JEMBER, Tugujatim.id – Jember tak hanya terkenal dengan pantai, tetapi juga memiliki destinasi wisata alam yang tak kalah indah, salah satunya Kebun Teh Gunung Gambir Jember. Terletak di lereng gunung Argopuro dengan terletak pada ketinggian kurang lebih 900 meter, kebun teh ini menawarkan pemandangan hijau nan menyejukkan serta udara segar khas pegunungan.
Sejarah Kebun Teh Gunung Gambir
Kebun Teh Gunung Gambir sendiri sudah lama ada sejak awal abad ke 20. Melansir dari Radar Jember, perkebunan teh Gunung Gambir ini telah dibangun sejak tahun 1918 oleh kolonial Belanda. Hingga kini, perkebunan teh ini masih aktif beroperasi dan masih aktif memproduksi teh. Selain menikmati pemandangan alam, pengunjung juga dapat melihat proses pengolahan teh, mulai dari pemetikan pucuk teh, pengeringan daun teh, hingga pengemasan.
Daya tarik utama dari tempat ini adalah pemandangan alamnya yang indah. Kebun teh di sini di bentuk secara rapi dengan jalan setapak, menghasilkan pola kebun teh yang unik. Pengunjung juga bisa melewati jalan panggung kayu yang memungkinkan pengunjung untuk menjelajahi kebun teh dengan nyaman tanpa melewati jalur tanah di bawah, sekaligus menikmati panorama alam dengan sudut pandang yang lebih luas.
Akses dan Fasilitas Kebun Teh Gunung Gambir
Kebun Teh Gunung Gambir terletak di Dusun Lanasan, Desa Gelang, Kecamatan Sumberbaru, Jember. Kebun teh ini berjarak sekitar 60 kilometer dari pusat kota Jember. Waktu yang dibutuhkan kurang lebih memakan waktu selama 1 jam 40 menit ditambah dengan akses jalan yang tidak terlalu luas, membuat waktu tempuh cukup lama dan membutuhkan kesabaran. Namun jangan khawatir! Kebun teh yang indah dan pemandangan alam yang asri sudah menanti setelah perjalanan yang cukup lama dan panjang.
BACA JUGA: 15 Air Terjun Memesona di Jember, Wisata Alam Tersembunyi Cocok Untuk Tenangkan Pikiran
Selain jalur trekking berbentuk jembatan kayu, Kebun Teh Gunung Gambir juga menyediakan spot foto yang variatif untuk para pengunjung berfoto. Selain itu, terdapat juga Gazebo untuk pengunjung dapat istirahat sembari menikmati pemandangan kebun teh yang luas. Kebun Teh Gunung Gambir juga menyediakan penginapan yang berlokasi tidak jauh dari kebun teh, cocok untuk para pengunjung yang ingin berlama-lama di kebun teh menikmati pemandangan alam lebih lama lagi.
Harga Tiket Masuk Kebun Teh Gunung Gambir
Harga tiket masuk Kebun Teh Gunung Gambir ini cukup terjangkau. Satu tiket masuk dikenai harga Rp. 10.000 serta tarif parkir Rp. 2.000 untuk sepeda motor dan Rp. 5.000 untuk mobil.
Beberapa ulasan Kebun Teh Gunung Gambir di Google Review menunjukkan kesan positif dari tempat ini. Ulasan-ulasan tersebut mengatakan bahwa tempat ini memiliki suasana yang sejuk dan pemandangan alam yang indah sehingga cocok untuk dikunjungi saat sedang berlibur. Beberapa komentar tersebut adalah sebagai berikut.
“Pemandangan yang indah, tempat yang bersih, suasana yang menyegarkan. Udara yang segar sekali. Nikmati perkebunan teh tanpa harus bepergian terlalu jauh,” ujar akun Tartila Melati.
BACA JUGA: Puncak Rembangan, Surga Tersembunyi di Atas Awan Jember!
“Tempat yang sangat cocok untuk menikmati pemandangan, udara yang segar, dan juga ketenangan,” ujar akun Habib Prasetya.
“Pecinta alam harus mengunjunginya. Cocok untuk keluarga. Tempat yang bagus untuk melepaskan diri dari rutinitas harian,” ujar akun Tuan Hay.
“Tempatnya bersih, luas, suasananya sejuk dan menyejukkan hati. Banyak juga spot foto unik yang instagramable. Saya rekomendasikan liburan kesini, karena biaya masuknya murah dan dijamin nyaman saat berada di kebun teh gambir,” ujar akun Gilang Ferdiansyah.
Kebun Teh Gunung Gambir merupakan destinasi wisata yang cocok bagi siapa saja yang ingin melepas lelahnya kehidupan perkotaan dan menikmati pemandangan alam. Akses jalan yang sedikit sulit akan terbayar dengan pemandangan kebun teh dan alam yang menenangkan, Dengan keindahan, pemandangan segar, serta berbagai aktivitas yang menarik, tempat ini layak untuk masuk kedalam daftar destinasi liburan anda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Penulis : Saddam Alvaro N.P/ Magang
Editor: Darmadi Sasongko








