• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Petugas PMI Kota Malang sedang melayani donor plasma konvalesen pada warga. (Foto: Rubianto/Tugu Jatim)

Petugas PMI Kota Malang sedang melayani donor plasma konvalesen pada warga. (Foto: Rubianto/Tugu Jatim)

Kebutuhan Plasma Konvalesen Tinggi, PMI Kota Malang Terkendala Alat

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Pandemi Covid-19 masih melanda Kota Malang hingga saat ini. Pemkot Malang juga sudah melakukan berbagai upaya untuk mengurangi penyebarannya, termasuk soal meminimalisasi kasus kematian karena Covid-19. Mulai dari menggelar vaksinasi massal hingga upaya pengumpulan donor plasma konvalesen dari para penyintas Covid-19 bersama PMI Kota Malang.

Donor plasma konvalesen saat ini dipercaya dapat menyembuhkan pasien Covid-19. Nah, hal itu membuat Palang Merah Indonesia (PMI) di Kota Malang gencar menggalakkan donor plasma konvalesen.

You might also like

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM
Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM

Kebutuhan plasma konvalesen memang sangat tinggi. Namun, Kepala Unit Tranfusi Darah (UTD) PMI Kota Malang dr Enny Sekar Rengganingati mengatakan masih terkendala alat yang terbatas dan masuk kategori tua.

“Alatnya rewelan, karena sudah tua. Saat ini sudah diperbaiki, alhamdulillah ada tambahan 1 alat meski sama tuanya,“ ujarnya.

Seperti diketahui, PMI Kota Malang hanya bisa melakukan pengambilan plasma konvalesen maksimal dalam sehari sebanyak 6 orang.

“Dalam sehari, kita hanya bisa memproduksi 6 donor plasma kalau alatnya tidak rewel. Kami tidak berani memaksakan alat karena sudah tua,” tuturnya.

https://youtu.be/hL_tltyDHlk

Tags: Bank plasma konvalesenDonor plasma darah konvalesenKota MalangPMI Kota Malang
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

Next Post
Ilustrasi anggaran bansos.(Foto: Pixabay/Tugu Jatim)

BPK Temukan Selisih Bansos Penanganan Covid-19 di Kabupaten Malang Sebesar Rp 862 Juta

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID