PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Kecelakaan tragis terjadi di persimpangan lampu merah Kraksaan Wetan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Kamis malam (21/05/2026). Insiden yang melibatkan truk tronton bermuatan semen dan dua sepeda motor di Jalur Pantura Probolinggo itu menyebabkan seorang perempuan mengalami luka parah hingga kaki bagian bawahnya putus usai terlindas roda truk.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.30 WIB saat arus kendaraan di Jalur Pantura Probolinggo terpantau padat. Korban diketahui merupakan warga Desa Alas Kandang, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo dan dikenal warga dengan sapaan Bek Pa.
Baca Juga: Lagi! 21 Ribu Ayam Mati Terpanggang usai Kebakaran Kandang di Probolinggo
Korban yang saat itu berstatus sebagai penumpang sepeda motor langsung dievakuasi ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Kondisi korban disebut mengalami luka traumatis cukup serius akibat kecelakaan tragis tersebut.
Salah seorang warga di lokasi kejadian, Mashudi mengatakan kecelakaan bermula saat sepeda motor yang ditumpangi korban melaju dari arah selatan menuju perempatan lampu merah Kraksaan Wetan. Saat berada di area persimpangan, motor tersebut bersenggolan dengan pengendara roda dua lain yang datang dari arah utara.
Kronologi Laka Tronton vs Pemotor
Benturan itu membuat korban terjatuh ke sisi utara jalan raya. Di saat bersamaan, lampu lalu lintas dari arah barat berubah hijau dan sebuah truk tronton bermuatan semen mulai melintas menuju arah timur.
Karena jarak yang terlalu dekat, sopir truk diduga tidak mengetahui adanya korban yang terjatuh di badan jalan. Akibatnya, roda truk langsung melindas bagian kaki korban hingga mengalami putus pada bagian betis.
“Kondisi jalan memang padat. Truk tronton itu melaju dari arah barat karena lampunya sudah hijau. Sopir kemungkinan tidak melihat korban yang jatuh setelah serempetan motor,” ujar Mashudi.
Suasana di lokasi sempat panik usai kejadian tersebut. Dalam kondisi terluka parah, korban disebut masih sempat berusaha menyelamatkan diri dengan merangkak menuju trotoar di sisi utara jalan.
Melihat kondisi tersebut, warga dan pengguna jalan langsung menghentikan arus kendaraan dari arah barat untuk menghindari kecelakaan susulan. Korban kemudian dievakuasi secara swadaya menggunakan mobil pikap menuju rumah sakit.
Baca Juga: Fantastis! Anggaran Pakaian Dinas Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo Sentuh Rp235 Juta
Sementara itu, truk bermuatan semen yang terus melaju ke arah timur sempat dikejar sejumlah warga dan pengendara lain. Warga meminta sopir truk menghentikan kendaraan untuk dimintai pertanggungjawaban atas insiden tersebut.
Hingga proses evakuasi korban selesai dilakukan, petugas Satlantas Polres Probolinggo belum terlihat berada di lokasi kejadian. Tapi, kasus kecelakaan tragis tersebut kini dalam penanganan pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.
Kecelakaan tersebut kembali menambah daftar panjang kecelakaan di Jalur Pantura Probolinggo yang kerap dipadati kendaraan besar, terutama pada malam hari saat arus lalu lintas ramai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer : Umi Kulsum
Editor: Dwi Lindawati








