Tugujatim.id – Gunung Penanggungan, yang terletak di perbatasan Kabupaten Mojokerto dan Pasuruan, Jawa Timur, adalah destinasi wisata alam yang memikat dengan ketinggian 1.653 meter di atas permukaan laut. Dikenal juga sebagai Gunung Pawitra, tempat ini menyuguhkan perpaduan harmonis antara keindahan alam dan kekayaan sejarah yang menjadikannya pilihan ideal bagi para pecinta alam dan budaya.
Pesona Alam yang Menakjubkan
Gunung Penanggungan menawarkan panorama alam yang luar biasa. Dari puncaknya, pengunjung dapat menikmati pemandangan pegunungan sekitarnya, termasuk Gunung Arjuno dan Welirang, serta hamparan sawah dan hutan tropis yang menyejukkan mata. Keindahan matahari terbit dan terbenam dari puncak gunung ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pendaki dan fotografer.
Jalur Pendakian yang Beragam
Terdapat beberapa jalur pendakian yang dapat dipilih oleh para pendaki, masing-masing menawarkan pengalaman unik
- Jalur Tamiajeng: Merupakan jalur paling populer dan direkomendasikan bagi pendaki pemula. Jalur ini memiliki empat pos perhentian sebelum mencapai puncak bayangan, dengan trek yang menanjak secara konstan namun tidak terlalu terjal.
- Jalur Jolotundo: Dimulai dari Desa Seloliman, jalur ini terkenal karena melewati banyak situs bersejarah, termasuk delapan candi peninggalan Kerajaan Majapahit.
- Jalur Kedungudi: Berada di Desa Kedungudi, jalur ini akan bertemu dengan jalur Jolotundo di situs Candi Sinta dan Candi Naga II.
- Jalur Wonosunyo: Terletak di Desa Wonosunyo, jalur ini dimulai dari sisi timur laut Gunung Penanggungan dan melewati Petirtaan Belahan, situs candi bernama Sumber Tetek.
- Jalur Ngoro: Berada di Desa Wotanmas Jedong, jalur ini lebih menantang dan cocok bagi pendaki berpengalaman karena medannya yang cukup terjal.
Baca Juga : Wisata Alam Mojokerto, Serunya Berpetualang ke Air Terjun Dlundung
Warisan Sejarah yang Kaya
Gunung Penanggungan bukan hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga menyimpan lebih dari 130 situs purbakala dari periode Hindu-Buddha, termasuk candi, petirtaan, dan gua pertapaan. Situs-situs ini tersebar dari lereng hingga puncak gunung, memberikan pengalaman spiritual dan historis bagi para pengunjung.
Salah satu situs terkenal adalah Pertirtaan Jolotundo, sebuah pemandian kuno yang diyakini sebagai tempat peristirahatan bagi para raja dan pangeran pada masa lampau. Selain itu, terdapat Candi Kendalisodo dan Candi Lurah yang memperlihatkan kemegahan arsitektur serta keagungan spiritual masa lalu.
Legenda dan Kepercayaan
Dalam mitologi Jawa, Gunung Penanggungan dianggap sebagai gunung yang keramat dan suci, bahkan dipercaya sebagai jelmaan dari Gunung Mahameru, tempat tinggal para dewa. Kisah ini berawal dari kitab Tantu Panggelaran yang menceritakan bahwa para dewa memindahkan sebagian besar Gunung Mahameru ke Pulau Jawa untuk menstabilkan pulau tersebut, dan bagian terbesarnya jatuh menjadi Gunung Semeru, sementara puncak Mahameru dihempaskan menjadi Gunung Penanggungan.
Objek Wisata di Sekitar Gunung
Selain pendakian, kawasan sekitar Gunung Penanggungan juga menawarkan berbagai objek wisata menarik:
-
Air Terjun Dlundung: Terletak di Dusun Ketapang, Desa Kemloko, air terjun ini memiliki aliran yang jernih dengan ketinggian mencapai 50 hingga 60 meter. Kawasan ini juga dilengkapi dengan bumi perkemahan dan warung-warung yang siap melayani para wisatawan.
-
Sawah Sumber Gempong: Terletak di kaki Gunung Penanggungan, objek wisata ini menyuguhkan panorama persawahan hijau yang asri khas pegunungan. Pengunjung dapat menikmati pemandangan sambil menikmati makanan di warung sekitar.
-
Ranu Manduro: Merupakan daerah pegunungan yang dominan berwarna hijau dan sempat viral di media sosial karena pemandangannya yang menyerupai Selandia Baru.
Baca Juga : Rekomendasi Tempat Nongkrong Favorit di Jember
Tips Berkunjung
-
Waktu Terbaik: Musim kemarau (Mei hingga September) adalah waktu terbaik untuk mendaki, karena jalur pendakian lebih kering dan aman.
-
Perlengkapan: Bawa perlengkapan pendakian yang memadai, termasuk pakaian hangat, makanan, dan air minum yang cukup.
-
Izin dan Biaya: Pastikan untuk mengurus izin pendakian dan membayar tiket masuk yang berlaku.
-
Kebersihan: Selalu jaga kebersihan dan kelestarian alam dengan tidak membuang sampah sembarangan.
Gunung Penanggungan adalah destinasi wisata alam Mojokerto yang menawarkan pengalaman mendaki yang menantang sekaligus memperkaya wawasan sejarah dan budaya. Dengan keindahan alamnya yang memukau dan warisan sejarah yang kaya, gunung ini layak menjadi tujuan wisata bagi siapa saja yang ingin merasakan petualangan yang berbeda dan bermakna
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer : Ilmi Habibi Rahmatullah








