• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Jenazah dari Moh. Tauqit, 34, warga Desa Mandirejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, yang ditemukan di kawasan Pantai Cemara, Kamis (29/07/2021). Diduga dia menjadi korban minuman "es moni". (Foto: Rochim/Tugu Jatim)

Jenazah dari Moh. Tauqit, 34, warga Desa Mandirejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, yang ditemukan di kawasan Pantai Cemara, Kamis (29/07/2021). Diduga dia menjadi korban minuman "es moni". (Foto: Rochim)

Keluarga Bikin Pernyataan, Tolak Visum Jenazah Korban “Es Moni” di Tuban

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Jenazah dari Moh. Tauqit, 34, warga Desa Mandirejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, yang ditemukan di kawasan Pantai Cemara itu ditolak keluarganya untuk divisum pada Kamis (29/07/2021). Korban yang diduga tewas karena mengonsumsi “Es Moni” (es susu yang dicampur minuman keras, red) itu akhirnya langsung dimakamkan oleh keluarganya.

Kasat Reskrim Polres Tuban AKP Adhi Makayasa saat dikonfirmasi membenarkan terkait hal. Menurut AKP Adhi, seusai mayat korban dievakuasi ke RSUD dr R. Kesma dan akan divisum, pihak keluarganya menolak.

You might also like

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

19/07/2026 2:05 PM
Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

19/07/2026 12:53 PM

“Mereka membuat surat pernyataan menolak jenazah Moh. Tauqit untuk divisum. Surat tersebut bermeterai dan ditandatangani keluarga korban,” kata AKP Adhi lewat pesan singkatnya kepada Tugu Jatim, Jumat (30/07/2021).

Surat pernyataan yang dibuat oleh keluarga dari Moh. Tauqit yang menolak jenazah untuk divisum. (Foto: Polres Tuban/Tugu Jatim)
Surat pernyataan yang dibuat oleh keluarga dari Moh. Tauqit yang menolak jenazah untuk divisum. (Foto: Polres Tuban)

Di dalam surat tersebut, keluarga juga tidak akan menuntut secara hukum kepada siapa pun atas kejadian tersebut. Pihaknya pun akhirnya meminta jasad korban segera dibawa pulang untuk dimakamkan oleh keluarga.

“Setelah membuat surat pernyataan tersebut, jasad korban dibawa pulang oleh keluarga,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Moh. Tauqit, 34, warga Desa Mandirejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, ditemukan telah terbujur kaku usai memesan kelapa muda dan kopi di salah satu warung makan di kawasan Pantai Cemara, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu.

Jajaran petugas melakukan evakuasi korban meninggal dunia di Kawasan Pantai Cemara, Kabupaten, Kamis (29/7/2021) untuk dibawah ke RSUD dr R Koesma. (Foto: Moch Abdurrochim/Tugu Jatim) es moni, minuman keras, miras
Jajaran petugas melakukan evakuasi korban meninggal dunia di Kawasan Pantai Cemara, Kabupaten, Kamis (29/7/2021) untuk dibawah ke RSUD dr R Koesma. (Foto: Moch Abdurrochim/Tugu Jatim)

Diduga korban tewas karena sehari sebelumnya, Rabu (28/07/2021), usai mengonsumsi “Es Moni”. Saat ditemukan pada Kamis (29/07/2021), korban sudah terkapar di bawah tempat duduk warung makan. Sebelumnya korban mengeluhkan dadanya terasa panas seperti terbakar. Karena itu, dia memesan kelapa muda dan kopi untuk meredakan sakitnya.

“Dari hasil keterangan yang diberikan pedagang di warung makan, Rabu malam (28/07/2021) korban minum es moni. Kemudian dia datang ke warung ini lagi untuk memesan kelapa muda dan kopi,” sambung Kapolsek Jenu AKP Rukimin.

 

Tags: Korban "es moni"Tewas karena minumanTuban hari iniVisum jenazah
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

by Dwi Linda
19/07/2026 2:05 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menerima penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Jawa Timur

Variasi Cuaca di Jawa Timur Mencolok, Dominasi Udara Kabur Berbanding Terbalik dengan Suhu Cerah yang Tinggi

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Minggu (19/07/2026) menunjukkan dinamika atmosfer yang cukup kontras antara wilayah satu dengan lainnya....

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

by Dwi Linda
18/07/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebuah gang kecil di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, belakangan viral di media sosial karena memiliki...

Next Post
Poster webinar nasional UKM Yonmenwa B-920/Jayastambha bertema "Pandemi, Pemuda Harus Bagaimana" yang bakal diisi Dr Aqua Dwipayana dan Prof I Wayan Lasmawan, Sabtu (31/7/2021). (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)

Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana Bicara Peran Pemuda di Masa Pandemi di Hadapan Ratusan Mahasiswa

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID