MOJOKERTO, Tugujatim.id – Berita duka datang dari Pondok Pesantren (Ponpes) Riyadul Qur’an Kedungmaling, Sooko, Kabupaten Mojokerto. Empat anggota keluarga ponpes di Mojokerto ini menjadi korban kecelakaan air di Pantai Pancer Door, Pacitan, Jawa Timur, Jumat (20/06/2025).
Satu korban yakni AM dinyatakan meninggal dunia. Sementara, 3 korban lainnya masih dalam tahap pencarian oleh regu tim penyelamat.
Baca Juga: Operasi Tuntas, Jasad Tiga Santri Mojokerto Terseret Ombak Pantai Balekambang Malang Ditemukan
Satu korban dari keluarga ponpes yang meninggal dunia yakni AM merupakan istri dari pengasuh ponpes tersebut. Sementara 3 korban lainnya yakni AA merupakan anak kandung AM serta dua keponakan dari AM yaitu AS dan N. Kejadian malang ini terjadi saat keluarga tersebut hendak pulang dari Pacitan dan memutuskan untuk singgah di Pantai Pancer Door, salah satu objek wisata pantai di wilayah Pacitan.
Kronologi Korban Kecelakaan Air
Dari keterangan yang dihimpun dari Kepala Desa Kedungmaling Edy Prabowo, keluarga ponpes di Mojokerto tersebut sebelumnya berangkat menuju Pacitan untuk menjemput putri dari AM yang masih mondok di salah satu ponpes di wilayah tersebut.
“Mereka ingin menjemput (putri AM), lalu pas pulang kemungkinan berhenti ke pantai untuk rekreasi. Tadi sempat melihat story WhatsApp Gus Udin (suami AM) saat sedang di rest area,” ungkapnya.
Sementara itu, dari pantauan di lokasi, belum ada tanda-tanda jenazah AM tiba di rumah duka hingga sore hari. Terlihat pula warga sekitar dan santri Ponpes Riyadul Qur’an berdatangan ke kediaman Gus Udin. Doa-doa juga tampak khusyuk dilantunkan di halaman kediaman tersebut.
“Ini satu keluarga jumlahnya 6 orang. Terseret ombak 4 orang, sementara 1 orang meninggal dunia, istrinya (Gus Udin) yaitu AM. Tiga (korban) lain masih proses pencarian,” lanjut Edy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








