JEMBER, Tugujatim.id – Universitas Jember (Unej) selangkah lebih dekat menuju operasional Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN). Kementerian Pekerjaan Umum (PU) resmi menyerahkan RS Unej beserta fasilitas pendukungnya kepada pihak universitas pada Selasa (25/03/2025).
Penyerahan RS Unej ini dilakukan oleh Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah II Jawa Timur kepada Rektor Unej yang diwakili oleh wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Prof Sri Hernawati.
Baca Juga: Serap Lulusan, Alumni Kedokteran Unej Jadi Incaran RS Swasta
Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah II Jawa Timur Ani Virgyani menjelaskan, pembangunan RS Unej berlangsung selama kurang lebih dua tahun dengan total anggaran Rp174 miliar. Rumah sakit ini berlokasi di Jalan Slamet Riyadi, Patrang, Jember, dan dibangun di atas lahan seluas 17.630 meter persegi. Sementara itu, total luas bangunan mencapai 19.268 meter persegi.

“Dengan penyerahan ini, Unej bisa mulai mengoperasikan rumah sakit. Kami berharap keberadaan RS Unej dapat menunjang pendidikan di rumpun kesehatan serta meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat Jember dan sekitarnya,” ujar Ani Virgyani.
Nantinya, RS Unej terdiri dari dua gedung utama. Gedung A akan difungsikan sebagai instalasi gawat darurat (IGD) dan ruang rawat inap. Sementara Gedung B berfungsi sebagai poliklinik dan ruang tindakan operasi.
Unej Bakal Lengkapi Fasilitas RS
Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Unej Prof Sri Hernawati mengungkapkan rasa syukurnya atas perkembangan RSPTN yang semakin nyata. Dia menjelaskan, pembangunan rumah sakit ini melibatkan banyak pihak, termasuk kementerian kesehatan, pemerintah daerah, dan Kementerian PU.

Setelah penyerahan ini, Unej akan melengkapi fasilitas rumah sakit dengan peralatan medis, laboratorium, serta merekrut sumber daya manusia (SDM) yang akan bertugas di RSPTN Unej.
“Kami berharap RSPTN Unej bisa mulai beroperasi pada awal 2026 dan memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Selain itu, rumah sakit ini juga akan menjadi pusat pendidikan bagi mahasiswa di rumpun kesehatan, seperti Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Keperawatan, Fakultas Farmasi, dan Fakultas Kesehatan Masyarakat,” jelas Prof Sri Hernawati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Feni Yusnia
Editor: Dwi Lindawati







