MOJOKERTO, Tugujatim.id – Klub sepak bola asal Malang, Arema Malang berulang tahun ke-38 pada 11 Agustus 2025. Usia klub yang hampir 4 dekade ini tentu menyisakan banyak kenangan, salah satunya mantan pemain Arema Malang asal Mojokerto, Teddy Arif Prianto.
Pria asal Dawarblandong tersebut bercerita saat dirinya memperkuat klub berjuluk Singo Edan ini. Menariknya, Teddy bergabung dengan Arema Malang saat terjadi dualisme di tubuh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
“Saya gabung Arema itu musim 2012-2013 lalu. Ternyata waktu itu ada dualisme PSSI. Maka otomatis ada 2 liga yang saat itu berjalan yaitu Indonesia Super League (ISL) dan Indonesia Premier League (IPL),” kenang Teddy, Senin (11/08/2025).
Saat itu, Arema juga berkompetisi di 2 turnamen tersebut. Satu bermain di ISL, dan satunya lagi di IPL. “Nah saya saat itu main ikut IPL itu,” sambung Teddy.
BACA JUGA: Pemuda Asal Pasuruan Diamankan! Diduga Provokasi Copot Bendera Arema
Meski saat itu Arema turut pecah alias terjadi dualisme, hal tersebut ternyata tak menurunkan dukungan suporter tiap kali Singo Edan berlaga. “Tiap main di Malang selalu penuh dukungan dari Aremania. Bikin merinding pokoknya,” tandas Teddy.
Teddy melanjutkan, kala itu dirinya dilatih oleh coach Abdul Rahman Gurning. Sederet pemain bintang juga turut memperkuat skuad Singo Edan saat itu, seperti Legimin Raharjo, Agus Salim, Rigan Agachi, Herman Romansyah, hingga Kurniadi Tsalasa.
“Arema memang sangat didewakan kalau di Malang. Setiap kali main atmosfer stadion selalu penuh suporter. Jalanan ikut sepi. Pokoknya sangat berkesan kalau pernah jadi pemain Arema,” tutur Teddy.
Walau bermain cukup singkat di Arema, Teddy mengakui bahwa klub tersebut begitu berarti bagi dirinya. Terutama bagaimana Teddy mengawali karir sebagai pelatih.
BACA JUGA: Laga Pertama di Stadion Kanjuruhan, Bus Persik Dilempar Batu Usai Tekuk Arema 3-0
“Arema itu sangat berarti, walau cuma sebentar bagi saya. Awal karir melatihku juga dari Arema Indonesia ketika main Liga 3 kira-kira tahun 2019 dulu,” imbuhnya.
Teddy berharap pada momen ulang tahun ke-38 Arema kali ini menjadi momen menuju kesuksesan. “Semoga ke depan Arema semakin sukses bisa juara liga lagi,” tutupnya.
Sementara itu, melansir dari laman Tugu Malang, untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-38 pada 11 Agustus 2025, Arema FC secara resmi meluncurkan tagline B38RAVE sebagai simbol semangat baru menyongsong kompetisi BRI Super League 2025/2026. Tagline ini merupakan gabungan antara angka “38” dan kata “brave” yang berarti keberanian — cerminan identitas dan filosofi klub yang lahir dari semangat Arek-Arek Malang.
Peluncuran tagline ini bukan sekadar perayaan usia ke-38, tetapi juga sebagai penegasan arah baru tim berjuluk Singo Edan dalam menghadapi tantangan kompetisi kasta tertinggi sepak bola nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








