TUBAN, Tugujatim.id – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian dan Pengembangan (Bappeda dan Litbang) Kabupaten Tuban, Joko Sarwono mengajukan pensiun dini sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) jelang pendaftaran calon Pilkada 2024.
Langkah tersebut semakin menguatkan spekulasi bahwa Joko terjun ke panggung politik sebagai bakal calon Wakil Bupati Tuban, mendampingi calon Bupati Tuban Petahana, Aditya Halindra Faridzky.
“Sudah diajukan (berkas pengunduran diri Joko Sarwono) ke kami, dan saat ini sudah di meja Mas Bupati, terus tahapan selanjutnya akan diteruskan ke Gubernur hingga Kemendagri,” kata Fien Roekmini, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tuban, Rabu (21/08/2024).
Joko Sarwono bukanlah figur asing. Pengalamannya sebagai birokrat dan keterlibatan dalam berbagai program pembangunan daerah membuatnya memiliki basis dukungan cukup kuat dari masyarakat.
Jika benar maju dalam Pilkada mendatang, Joko akan mendampingi Aditya Halindra Faridzky yang saat ini disebut-sebut sebagai satu-satunya kandidat Bupati Tuban. Pasangan tersebut telah mengantongi dukungan dari mayoritas partai politik (parpol) di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tuban.
Parpol besar telah secara resmi mendukung di antaranya Partai Golkar, PAN, Partai Demokrat, PPP, Partai Gerindra dan PKB. Secara total, 41 kursi dari 50 kursi DPRD Tuban mengusung pasangan Aditya Halindra Faridzky-Joko Sarwono.
Jelang hari pendaftaran calon perhatian publik Tuban tertuju langkah yang akan diambil oleh Partai Nasdem dan PDI Perjuangan. Kedua partai tersebut belum mengambil langkah atas dukungan di Pilkada Tuban 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








