TUBAN, Tugujatim.id – Video viral yang memperlihatkan dugaan belatung dalam makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu SMK di Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, masih menyisakan cerita dari para siswa yang melibat langsung dalam kejadian tersebut.
ARV, salah satu siswa kelas XI, menjadi saksi saat makanan kotak dibuka dan terlihat benda asing yang diduga larva di dalamnya. Ia mengaku masih ingat betul kejadian itu, terutama bau tak begitu sedap yang muncul sesaat setelah kotak dibuka.
“Pas teman saya buka makanannya, langsung kecium bau menyengat. Terus kami lihat, ada yang gerak-gerak di lauknya. Mirip belatung,” ujar ARV saat ditemui Tugujatim.id, Kamis (17/07/2025).

Menurut pengakuannya, makanan itu merupakan jatah untuk siswa kelas XII. Sementara jatah untuk kelasnya sudah ia makan lebih dulu, tanpa masalah.
“Saya makan duluan, nggak ada apa-apa. Tapi yang itu, baru dibuka belakangan, ya itu tadi, ada baunya dan ada kayak belatung,” tambahnya.
ARV menyebut, dari yang dia ketahui, ada sekitar empat kotak makan yang ditemukan bermasalah. Tak lama setelah video direkam, ia dan tiga teman lainnya dipanggil oleh pihak sekolah untuk dimintai keterangan.
“Saya dipanggil guru BK. Diminta cerita kejadiannya seperti apa, terus disarankan agar video yang sempat dikirim dihapus, supaya tidak tambah ramai,” katanya.
Menurutnya, pihak sekolah tidak marah, namun berharap agar masalah ini tidak melebar ke luar dan menimbulkan kegaduhan di tengah program MBG yang sebenarnya bertujuan baik.
BACA JUGA: Heboh! Video Belatung di Nasi Kotak MBG Tuban Bikin Geger Dunia Maya
Sementara itu, sejak kejadian tersebut, pembagian makanan tetap dilanjutkan. Bahkan, di hari kedua program, menu yang disajikan menurut ARV terasa lebih enak dan tampak lebih segar.
“Hari ini makanannya enak, bersih juga. Kayaknya sudah diperbaiki dari pihak dapurnya. Jadi anak-anak juga lebih tenang sekarang,” jelasnya.
Kejadian itu turut menyita perhatian wali murid. Salah satunya, Kamarudin, orang tua siswa SMKN 1 Tambakboyo, menyebut bahwa meski ada kejadian tak diharapkan, ia tetap mendukung program ini.
“Anak saya senang dapat makan gratis. Ini meringankan orang tua juga. Tapi ya memang ke depannya harus lebih hati-hati lagi soal kebersihan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








