SURABAYA, Tugujatim.id – Calon Gubernur Jawa Timur 2024, Khofifah Indar Parawansa tegas menyebutkan angka kemiskinan ekstrem di Jawa Timur turun setiap tahun. Hal itu didungkapkan oleh Khofifah usai debat kedua Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim pada Minggu malam (3/11/2024) di Grand City Ballroom, Surabaya.
Debat kedua Pilgub Jatim 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengangkat tema “Tema yang akan dibahas nanti yakni, Tata Kelola Pernerintahan yang Efektif dan Inovatif serta Pelayanan Publik yang inklusif untuk Keadilan Masyarakar Jawa Timur”.
Saat debat kedua, Cagub nomor urut 1 Luluk menyinggung jika angka kemiskinan di Jawa Timur masih tinggi di era kepemimpinan Khofifah-Emil. Merespons hal itu, Khofifah kepada awak media menegaskan jika dia telah berhasil menurunkan angka kemiskinan ekstrem di Jatim setiap tahunnnya.
“Kemiskinan ekstrim saya ingin sampaikan dari 1,8 juta itu di tahun 2019 menjadi 268 ribu. Atau dari 4,4% menjadi 0,66% per Maret 2024. Ini apa yang ingin saya sampaikan bahwa ada miskin ada di bawah garis kemiskinan. Nah mereka yang pengeluarannya 2 per 3 dolar berarti dia 6% ya,” katanya.
Lebih lanjut, Khofifah juga membeberkan sebagai strateginya dalam mengurangi angka kemiskinan. Salah satunya sinergi bersama Pemkab/Pemkot di Jawa Timur.
“Ada private sector, ada ORMAS, ada kepala daerah kabupaten kota, ada camat, ada kepala desa, ada RW RT,” imbuhnya.
Ketua PP Muslimat NU tersebut mengatakan jika tidak hanya pemerintah namun juga masyarakat memiliki peran penting untuk turut serta dalam mengurangi angka kemiskinan di Jawa Timur.
“Semua masyarakat elemen strategis punya ruang untuk bisa memberikan dedikasi dan pengabdian. Terbaiknya untuk memberikan layanan kepada masyarakat,” imbuhnya.
Selain itu, selama lima tahun kepemimpinannya di periode pertama, Khofifah-Emil memiliki program privat sector. Yang mana salah satunya ada kerja sama antara pemerintah dengan swasta dalam pengembangan pelatihan.
“Maka sesungguhnya private sector punya ruang yang luar biasa. Dan itu menjadi satu kesatuan bagaimana kita membangun Jawa Timur dengan strong collaboration,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Izzatun Najibah
Editor: Darmadi Sasongko








