BOJONEGORO, Tugujatim.id – Musim baru Liga 2 Pegadaian 2024/2025 resmi dimulai di Stadion Letjen H. Soedirman, Bojonegoro, Sabtu (07/09/2024). Pertarungan kasta kedua kompetisi sepak bola Indonesia yang dibuka dengan seremonial meriah ini memadukan budaya lokal dengan simbolisasi awal kompetisi yang ketat.
Acara tersebut digelar sebelum pertandingan derby Pantura Jawa Timur antara tuan rumah Persibo Bojonegoro dan Gresik United. Keunikan pembukaan Liga 2 Pegadaian kali ini hadir melalui sentuhan budaya daerah.
Baca Juga: Kawal Kembalinya Tradisi Tilik Sumber, Peran Kaum Pemuda di Kecamatan Panti Jember Jadi Penguatan
Salah satunya seperti Tari Thengul, tarian khas Bojonegoro yang biasanya dipentaskan sebagai bentuk penyambutan tamu agung, turut hadir di lapangan hijau. Gerak gemulai para penari diiringi alunan musik tradisional menciptakan atmosfer berbeda sebelum sepak bola menjadi panggung utama.
Tari Thengul seolah menyampaikan pesan bahwa kompetisi sepak bola di tanah air tidak sekadar ajang olahraga, namun juga menjadi media untuk memperkenalkan budaya lokal kepada khalayak luas.

Setelah rangkaian hiburan budaya, seremoni dilanjutkan dengan prosesi simbolis dari Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Ferry Paulus yang menyerahkan trofi kepada tiga anggota Komite Eksekutif PSSI.
Penyerahan ini menandai dimulainya perjalanan panjang Liga 2 musim ini. Sebagai penanda utama, Ferry Paulus kemudian melakukan tendangan kick off pertama, diikuti oleh perwakilan Komite Eksekutif PSSI serta pihak sponsor.
Prosesi ini bukan sekadar simbol, namun juga penegasan bahwa Liga 2 Pegadaian adalah salah satu ajang yang tak kalah penting dari Liga 1. Di sinilah para tim dengan semangat membara akan berusaha sekuat tenaga untuk menorehkan prestasi dan merebut tiket promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Seiring berjalannya kompetisi, Bojonegoro sebagai tuan rumah pembukaan menjadi saksi dimulainya perjalanan panjang ini. Laga pertama antara Persibo Bojonegoro dan Gresik United menandai babak awal dari drama panjang di lapangan hijau yang akan terus bergulir hingga final. Tuan rumah masih tampak perkasa dan keluar sebagai pemenang dalam laga pembuka itu dengan skor akhir 2-1.
Liga 2 Pegadaian 2024/2025 bukan sekadar ajang untuk mencari pemenang. Ini adalah panggung bagi para pemain muda untuk menunjukkan potensi mereka, bagi klub-klub kecil untuk menantang raksasa, dan bagi setiap tim untuk membuktikan bahwa mereka layak naik kasta ke Liga 1.
Dengan atmosfer kompetisi yang semakin sengit, Liga 2 kali ini akan menjadi musim yang penuh dengan kejutan dan momen-momen tidak terlupakan di lapangan hijau.
Di lokasi yang sama, gemuruh suara Boro Mania-sebutan suporter fanatik Persibo Bojonegoro-menggelegar memenuhi stadion. Tim yang mereka cintai akhirnya bisa naik kasta ke Liga 2. Meskipun begitu, teriakan para suporter agar Laskar Angling Darma dapat berkompetisi di Liga 1 juga begitu digaungkan.
“Ya semoga acara lancar, Persibo juara dan bisa mengikuti Liga 1,” ucap warga Bojonegoro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








