• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
PMI di Hongkong mengadakan acara megengan untuk melepas rasa kerinduannya di tanah air. (Foto: Istimewa/Tugu Jatim)

PMI di Hongkong mengadakan acara megengan untuk melepas rasa kerinduannya di tanah air. (Foto: Istimewa)

Kisah Haru Pekerja Migran yang Rayakan Lebaran di Hongkong

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in Internasional, News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Bagi pemeluk agama Islam, Lebaran menjadi momen yang sangat membahagiakan dan ditunggu-tunggu setelah berpuasa sebulan lamanya. Namun, selama dua tahun pandemi Covid-19 melanda sehingga mengharuskan pekerja migran Indonesia (PMI) yang rindu pulang ke tanah kelahirannya harus menahan diri. Salah satunya PMI yang bekerja di Hongkong.

Namun, para pekerja migran Indonesia (PMI) di luar negeri meski sedih, mereka harus menerima aturan dari pemerintah untuk tidak mudik lebih dulu. Salah satunya dialami Fevi Wulandari, 27, PMI yang bekerja di Hongkong. Perempuan yang berasal dari Ngajuk, Jawa Timur, ini pun merasa sedih dua tahun berturut-turut tak bisa mudik Lebaran dan berjumpa dengan keluarganya.

You might also like

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

21/07/2026 11:17 AM
Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

21/07/2026 10:00 AM

“Sudah dua tahun harus gagal pulang kampung karena tidak diizinkan dengan kondisi seperti ini. Belum aman dari pandemi,” tuturnya ketika dikonfirmasi via WhatsApp.

Terlebih kebijakan karantina yang lama dan izin libur yang tak terlalu panjang sehingga membuat dia tak berkutik menetukan pilihan.

“Iya sama aja pulang. Waktunya habis buat karantina, lalu balik ke Hongkong lagi. Kan masih ada kontrak setahun lagi,” tegasnya.

Perempuan yang sudah tiga tahun menjadi PMI di sana tersebut, merasa jika pilihannya berada tetap di Hongkong ini adalah jalan terbaik demi kebaikan bersama. Tentu bukan perkara mudah untuk menahan rasa kangen berkumpul dengan keluarganya.

Open house setelah Salat Id di Hongkong tahun 2020. (Foto: Istimewa/Tugu Jatim)
Open house setelah Salat Id di Hongkong tahun 2020. (Foto: Istimewa)

“Berat sih kondisi ini. Tapi mau bagaimana lagi. Demi keamanan keluarga dan diri sendiri juga tentunya,” jelasnya.

Meski demikian, dia tetap bersyukur komunikasi dengan keluarganya tetap berjalan meski hanya mengandalkan media sosial.

Dia pun menceritakan kondisi teman-teman seperjuangan PMI di Hongkong yang tak bisa pulang kampung. Untuk mengobati kerinduannya pada tanah air, mereka melakukan aktivitas layaknya berada di Indonesia.

“Saya dan teman-teman PMI yang di sini, khususnya para perempuan, ya buat kegiatan kecil-kecilan untuk menganti kerinduan di tanah air. Misalnya buat acara megengan, open house, hingga Salat Id bersama,” terangnya.

Adanya kondisi larangan mudik tahun ini memang berdampak besar terhadap para PMI yang juga tahun lalu tak bisa mudik. Mereka diharuskan menunggu lagi kebijakan pemerintah Indonesia serta masih ada kontrak yang mereka jalani.

Kondisi terkini Indonesia, para pemudik terhitung sejak 6 Mei 2021, sebanyak 4.123 orang dinyatakan Covid-19 dari 6.743 pemudik yang tes secara acak.

Melihat jumlah tersebut, Fevi berpesan untuk teman-teman yang di perantauan tidak memaksakan diri mudik sehingga membahayakan keluarganya.

“Kita berdoa semoga kondisi ini cepat selesai dan bisa berkumpul dengan keluarga,” tutupnya.

 

 

Tags: HongkongKisah haruLebaran 2021Lebaran di HongkongPekerja Migran IndonesiaPMI di Hongkong
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Next Post
Ilustrasi tempat Wisata Pantai Kelapa Tuban yang diambil pada 11 April 2021. (Foto: Rochim/Tugu Jatim)

Pemkab Tuban Siapkan Faskes untuk Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19 Pasca Lebaran

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID