• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Penjual kerupuk di Jombang.

Sutaji, penjual kerupuk di Jombang, dan istri akhirnya bisa berangkat haji pada 2026 saat ditemui pada Senin (27/04/2026). (Foto: Anang Panca/Tugu Jatim)

Kayuh Sepeda Puluhan Tahun, Penjual Kerupuk di Jombang Akhirnya Berangkat Haji 2026

Dwi Linda by Dwi Linda
2 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JOMBANG, Tugujatim.id – Di tengah arus modernisasi yang mendorong banyak orang beralih ke cara-cara instan, kisah Sutaji justru berjalan sebaliknya. Dengan sepeda pancal yang setia menemaninya sejak puluhan tahun lalu, penjual kerupuk di Jombang itu berhasil mewujudkan mimpinya pergi haji ke Tanah Suci.

Sejak 1970, Sutaji menekuni pekerjaannya sebagai penjual kerupuk keliling. Rutinitasnya sederhana, tetapi penuh makna.

You might also like

Megawati di Blitar.

Orasi! Megawati di Blitar Singgung Penjajahan Gaya Baru dan Narasi 350 Tahun

15/06/2026 8:24 PM
Tradisi Ngarak Banteng.

22 Juni 2026, Tradisi Ngarak Banteng Empu Supo XVIII Siap Ramaikan Songgoriti Kota Batu

15/06/2026 4:31 PM

Baca Juga: 376 Jemaah Haji Tuban Kloter 26 Resmi Berangkat, Bupati Titip Doa untuk Daerah

Pria berusia 66 tahun asal Dusun Budug, Desa Tugusumberjo, Kecamatan Peterongan, itu setiap pagi mengambil sekitar 5 kg kerupuk dari pabrik di Desa Senden, lalu berkeliling menjajakan dagangannya ke wilayah Peterongan hingga Mojongapit.

Meski usianya tidak lagi muda, dia tetap setia mengayuh sepeda, menolak beralih ke kendaraan bermotor seperti kebanyakan pedagang lainnya.

“Biasanya dalam waktu satu jam, sudah habis,” ujarnya dengan senyum tenang, Senin (27/04/2026).

Namun, di balik kesederhanaan itu, tersimpan disiplin luar biasa yang telah dia jalani selama puluhan tahun. Sejak awal 1980-an, Sutaji sudah mulai menabung untuk biaya pergi haji.

Konsisten Menabung meski Penghasilan Minim

Ketika itu, penghasilannya hanya sekitar Rp1.000 per hari. Namun dengan tekad yang kuat, dia menyisihkan Rp200 setiap hari khusus untuk tabungan haji.

Seiring waktu, pendapatannya meningkat hingga rata-rata Rp100 ribu per hari. Meski demikian, gaya hidupnya tidak berubah. Dia tetap memegang prinsip hidup hemat dan tidak boros.

“Separo pendapatan saya tabung, sedangkan sisanya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” kata dia.

Niat menunaikan ibadah haji telah tumbuh sejak dia menikah dengan istrinya, Siti Hana, 62, pada awal 1980-an. Bagi Sutaji, kunci utama bukanlah besar kecilnya penghasilan, melainkan konsistensi dan kemampuan menahan diri.

“Yang penting niat, sabar, dan tidak boros,” tuturnya singkat, tetapi penuh makna.

Perjalanan panjang itu akhirnya membuahkan hasil. Sang istri lebih dahulu mendaftar haji pada 2012, sedangkan Sutaji menyusul kemudian pada 2019 setelah tabungannya dirasa cukup.

Kini, pasangan suami istri tersebut tercatat sebagai calon jemaah haji asal Kabupaten Jombang yang dijadwalkan berangkat pada 2026. Penjual kerupuk di Jombang ini berharap, kisahnya bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama mereka yang merasa terbatas secara ekonomi.

Baca Juga: Jemaah Haji Kloter 27 Asal Tuban Meninggal Dunia Sebelum Keberangkatan ke Tanah Suci

“Semoga siapa pun yang punya niat baik, dimudahkan jalannya oleh Allah,” pungkasnya.

Kisah Sutaji bukan sekadar cerita tentang perjuangan ekonomi, tetapi juga tentang kekuatan tekad dan konsistensi. Di tengah keterbatasan, dia mampu membangun harapan sedikit demi sedikit, rupiah demi rupiah, hingga akhirnya menjadi kenyataan.

Lebih dari itu, perjalanan hidupnya menjadi pengingat bahwa ibadah bukan hanya soal kemampuan finansial semata, melainkan juga tentang kesungguhan hati.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Anang Panca Kurniawan

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Jombang hari iniJombangKabupaten Jombang hari iniKisah inspiratif jemaah haji JombangPenjual kerupuk di Jombang haji
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Megawati di Blitar.

Orasi! Megawati di Blitar Singgung Penjajahan Gaya Baru dan Narasi 350 Tahun

by Dwi Linda
15/06/2026 8:24 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri menyampaikan orasi kebangsaan yang sarat akan peringatan keras bagi masa depan...

Tradisi Ngarak Banteng.

22 Juni 2026, Tradisi Ngarak Banteng Empu Supo XVIII Siap Ramaikan Songgoriti Kota Batu

by Dwi Linda
15/06/2026 4:31 PM
0

BATU, Tugujatim.id - Kota Batu terkenal dengan destinasi wisata pegunungan dengan panorama alam yang memikat. Memasuki bulan Suro dalam penanggalan...

Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari.

15 Armada Siap Mengaspal, Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari Beroperasi Oktober 2026

by Dwi Linda
15/06/2026 3:43 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Kabar baik bagi masyarakat Malang Raya, khususnya pengguna transportasi umum. Pemerintah Provinsi Jawa Timur tengah mempersiapkan penambahan...

Tuban

Pria Paruh Baya di Tuban Ditemukan Bersimbah Darah, Polisi Buru Pelaku Penganiayaan

by Mochamad Abdurrochim
15/06/2026 12:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Seorang pria paruh baya di Kabupaten Tuban ditemukan tergeletak di tanah dengan kondisi bersimbah darah usai diduga...

Next Post
cuaca di Jatim

Kontras Cuaca di Jatim: Dataran Tinggi Lebih Sejuk Sementara Sejumlah Wilayah Terasa Gerah

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID