• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Data statistik pencemaran mikroplastik di Sungai Brantas. (Foto: Ecoton)

Data statistik pencemaran mikroplastik di Sungai Brantas. (Foto: Ecoton)

Komunitas CAER Madura: Air hingga Biota di Sungai Brantas Tercemar Mikroplastik

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Pada April-Mei 2021, Kelompok Studi CAER (Community of Aquatic Environment) dari mahasiswa semester 6 Prodi Manajemen Sumber Daya Perairan Universitas Trunojoyo Madura melakukan penelitian mikroplastik pada sampel air sungai, air sumur, dan biota. Pengamatan mikroplastik ini menggunakan mikroskop binokuler dengan perbesaran 40-100 kali.

Sementara itu, Angwildi, mahasiswa semester 6 Prodi Manajemen Sumber Daya Perairan Universitas Trunojoyo Madura menegaskan beberapa fakta yang ditemukan di antaranya, biota Sungai Brantas telah positif terkontaminasi mikroplastik dari 12 spesies ikan terdapat 17-90 partikel/ekor.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

“Gastropoda (keong) terdapat mikroplastik sebanyak 5 partikel/ekor. Bivalvia (kerang) ada mikroplastik sebanyak 6 partikel/ekor. Sedangkan udang 1,7 partikel/ekor,” terangnya Sabtu (05/06/2021).

Selain itu, Angwildi menambahkan, sampel anak Sungai Brantas yang meliputi (Kali Gunting, Kali Marmoyo, Kali Tengah, Kali Pelayaran, Kali Rowo) positif mengandung mikroplastik sehingga menyuplai sebanyak 126-163 partikel/100L ke Sungai Brantas.

“Sedangkan pada Sungai Brantas, air permukaan ada mikroplastiknya 37-73 partikel/100L dan untuk air kolom Sungai Brantas terdapat mikroplastik 48-167 partikel/100L,” imbuhnya.

Data statistik pencemaran mikroplastik di Sungai Brantas. (Foto: Ecoton)
Data statistik pencemaran mikroplastik di Sungai Brantas. (Foto: Ecoton)

Di sisi lain, pada air sumur dari Kota Jember, Mojokerto, Jombang, dan Pamekasan terbukti positif mikroplastik sebanyak 5-42 partikel/100L.

“Mikroplastik merupakan remahan plastik yang berukuran sangat kecil. Mikroplastik yang paling banyak ditemukan pada hasil penelitian adalah bentuk fiber yang bersumber dari serat tekstil atau limbah cair laundry. Bentuk lain yang ditemukan adalah bentuk fragmen yang berasal dari sedotan, botol air minum kemasan, dan botol sabun,” jelasnya.

Sebagai informasi, Angwildi menegaskan, bentuk filamen tas kresek, plastic PET, bentuk pellet berasal dari styrofoam ada bahan berbahayanya yang berdampak buruk bagi kesehatan seperti gangguan hormon. Di antaranya, Bisphenols yang mengakibatkan disfungsi seksual dan penurunan kesuburan, Alkyphenols penyebab penurunan jumlah sperma, dan Phthalates penyebab keguguran dan monopause dini.

Tags: Akibat mikroplastikEcotonPencemaran mikroplastikPenelitian mikroplastikSampah mikroplastikSungai BrantasUniversitas Trunojoyo Madura
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Instalasi seni "styrofoam" berbentuk ikon boneka. (Foto: Azmy/Tugu Jatim)

Komunitas MAC Malang Gelar Instalasi Seni "Boneka Styrofoam" yang Sarat Kritik

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID