PASURUAN, Tugujatim.id – Korban KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam asal Pasuruan ditemukan di Pantai Bali. Setelah hampir tiga bulan dinyatakan hilang dalam tragedi di Selat Bali tersebut, jasad seorang pria yang diduga sebagai Muhammad Syakur, warga Kelurahan Krapyakrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan ditemukan di pesisir pantai Bali pada Senin (6/10).
Jasad korban ditemukan warga dalam kondisi tidak utuh. Meskipun begitu dari sejumlah barang pribadi yang melekat di tubuh korban, berhasil diidentifikasi oleh Tim SAR Gabungan. Jasad tersebut mengarah pada sosok Syakur, salah seorang penumpang yang sempat dinyatakan hilang paska insiden kapal tenggelam tersebut.
Kabar penemuan ini menjadi titik terang bagi keluarga korban di Pasuruan yang berbulan-bulan menanti kepastian. Zahid kerabat korban mengaku bersyukur meskipun jasad ditemukan dalam kondisi tidak utuh.
“Iya kami mendapat info tersebut, Ada Identitasnya meskipun sudah tidak utuh,” ujar Zahid pada Senin (6/10).
Ia menyebut pihak keluarga masih menunggu informasi lanjutan dari kepolisian dan tim SAR terkait proses identifikasi forensik sebelum jenazah dipulangkan ke Pasuruan.
“Sekarang pihak keluarga, adiknya menuju Banyuwangi, diminta datang kesana,” ungkapnya.
Sementara itu, tim gabungan dari kepolisian, SAR, dan Inafis telah melakukan olah TKP di lokasi penemuan jasad. Jenazah kemudian dievakuasi ke rumah sakit setempat untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk pencocokan data dengan keluarga korban.
Tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya sendiri terjadi pada Rabu (2/7), sekitar pukul 23.15 WIB di Selat Bali. Kapal Motor Penumpang tersebut mengalami kebocoran pada ruang mesin hingga mati total akibat diterjang gelombang tinggi. Dalam insiden tersebut, kapal yang mengangkut 65 penumpang dan kru menelan sejumlah korban jiwa. Beberapa diantaranya masih dinyatakan hilang hingga saat ini.
Sebelumnya, Muhlason (50), rekan Syakur yang juga berasal dari Kabupaten Pasuruan, telah lebih dulu ditemukan dalam keadaan tewas pada Jumat (11/7) lalu. Hingga kini seluruh keluarga korban berharap seluruh penumpang yang hilang bisa segera ditemukan dan diidentifikasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Lohk Mahfud
Editor: Darmadi Sasongko








