TUBAN, Tugujatim.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tuban resmi memulai tahapan distribusi logistik pilkada pada Kamis (21/11/2024). Tahapan awal ini mencakup distribusi perlengkapan di luar kotak suara, seperti tanda pengenal, bilik suara, dan perlengkapan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).
Ketua KPU Kabupaten Tuban Zakiyatul Munawaroh menjelaskan, distribusi logistik pilkada secara keseluruhan akan dilakukan bertahap hingga menyentuh semua wilayah kecamatan.
“Untuk tahap pertama ini, kami mulai dengan logistik di luar kotak suara. Selanjutnya, pada 23-25 November, distribusi kotak suara akan dilakukan ke seluruh kecamatan selama tiga hari,” ujarnya.
Zakiyah menambahkan, distribusi logistik pilkada dimulai dari kecamatan-kecamatan terjauh seperti Jatirogo, Bancar, Singgahan, dan Kenduruan, kemudian bertahap menuju wilayah tengah, timur, dan selatan Tuban.
Baca Juga: Bus Trans Jatim Mojokerto-Pasuruan Masih Tunggu Alokasi Anggaran, Bakal Launching pada 2025?
“Kami prioritaskan wilayah yang jauh terlebih dahulu. Insyaa Allah, kami sudah mengatur jadwalnya agar semua berjalan efisien,” imbuhnya.
Setelah itu, pada 26 November, logistik akan mulai didistribusikan dari kecamatan ke desa-desa dan akhirnya ke tempat pemungutan suara (TPS). Koordinasi intensif antara panitia pemilihan kecamatan (PPK), panitia pengawas kecamatan (panwascam), dan pihak terkait telah dilakukan untuk memastikan proses berjalan lancar.
Dalam persiapan distribusi ini, KPU Tuban menggelar rapat koordinasi bersama forum koordinasi pimpinan kecamatan (forkopimcam), ketua PPK, dan panwascam pada Rabu (20/11/2024).
Dalam pertemuan tersebut, berbagai potensi kendala, seperti keamanan logistik dan kondisi gudang penyimpanan, menjadi fokus pembahasan.
Zakiyah menekankan pentingnya keamanan logistik selama proses distribusi. Pengalaman sebelumnya, saat ada kasus kotak suara yang hampir hilang. Sekarang, pihaknya menggunakan mobil boks tertutup, bukan lagi truk terbuka, untuk meminimalkan risiko.
Selain itu, KPU juga memastikan gudang penyimpanan di setiap kecamatan dalam kondisi aman. Upaya pencegahan kerusakan seperti penggunaan palet untuk menghindari kontak langsung kotak suara dengan lantai, antisipasi kebocoran atap, hingga perlindungan dari serangan rayap telah direncanakan dengan matang.
“Misalnya, gudang yang bocor akan segera diperbaiki. Jika ada area yang rawan banjir, kami sudah siapkan langkah-langkah antisipasi. Semua ini demi menjaga integritas logistik pemilu,” ujar Zakiyah.
Wilayah dengan tantangan khusus, seperti TPS di Dusun Dermalang, Desa Mlangi, Kecamatan Widang, juga menjadi perhatian KPU Tuban.
“Kami sudah berkoordinasi dengan forkopimcam untuk memastikan distribusi logistik ke daerah khusus ini dapat berjalan sesuai jadwal, yaitu pada 26 November,” katanya.
Baca Juga: Spesifikasi Canggih Xiaomi SU7 Ultra, Mobil Empat Pintu Tercepat Bakal Dirilis pada Maret 2025
Mantan aktivis HMI juga memastikan bahwa pengawalan logistik hingga TPS telah dikoordinasikan dengan pihak keamanan.
“Rekan-rekan pengamanan, baik dari kepolisian maupun TNI, sudah siap mengawal hingga logistik sampai di TPS masing-masing,” imbuhnya.
Dengan berbagai langkah antisipasi dan koordinasi yang telah dilakukan, KPU Tuban optimistis distribusi logistik Pilkada 2024 akan berjalan aman dan lancar.
“Semua pihak yang terlibat telah berkomitmen untuk menjaga kelancaran dan keamanan proses ini. Semoga tidak ada kendala berarti,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








