• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kesenian Reog Ponorogo. (Foto: Istimewa/Tugu Jatim)

Ketua Himpunan Paguyuban Reog Ponorogo dan Jaranan Kota Surabaya Tri Suyanto. (Foto: Istimewa)

Kritik Pemerintah, HIPREJS Ungkap Kendala Pengajuan Hak Paten Kesenian Reog Ponorogo

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News, Sastra & Budaya
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Beredar kabar kesenian Reog Ponorogo Jawa Timur bakal diklaim oleh Negeri Jiran Malaysia ke Unesco. Menanggapi hal tersebut, Ketua Himpunan Paguyuban Reog Ponorogo dan Jaranan Kota Surabaya (HIPREJS) Tri Suyanto mengatakan, dengan adanya permasalah ini, Reog tidak hanya menjadi perbincangan di Indonesia, tapi juga mendapat perhatian dari luar negeri.

Tri menilai upaya pemerintah dalam mengajukan hak paten atas kesenian Reog Ponorogo hanya setengah-setengah.

You might also like

Jatim

BMKG: Waspada Kabut Tebal dan Angin Kencang di Jatim, Jumat 5 Juni 2026

05/06/2026 8:11 AM
Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM

“Upaya pemerintah hanya setengah hati. Kenapa tidak dari dulu ini dipatenkan? Kalau memang ada kendala, kami carikan solusi,” katanya saat ditemui di Gedung Kesenian Cak Durasim Surabaya, Jumat (15/04/2022).

Tri mengatakan, sebetulnya pengajuan hak paten atas kesenian Reog Ponorogo ini memang mengalami kendala. Yaitu, terkait cara pembuatan Reog yang bertentangan dengan UU konservasi tentang perlindungan hewan.

“Karena memang dalam pembuatannya menggunakan bulu merak asli dan kepala macan. Nah, ini kan hewan yang dilindungi. Tentunya ini bertentangan,” ucapnya.

Menurut dia, proses pembuatan inilah yang dianggap orang luar negeri bahwa kesenian Reog Ponorogo hasil dari pembantaian terhadap hewan yang dilindungi.

“Kan itu bertentangan, tinggal sekarang pemerintah berargumentasi atau mencarikan solusinya. Sehingga itu bisa disiasati agar jalannya untuk mematenkan ini mulus,” ujarnya.

Tri mengatakan, salah satu solusi agar kesenian tersebut bisa dipatenkan yaitu dengan menjelaskan bahan baku pembuatannya menggunakan bahan imitasi atau bahan pengganti.

“Misalnya bulu merak yang digunakan adalah bulu sintetis yang dibuat sama persis. Kemudian kepala hewan macan, itu juga tidak diambil dari hewan aslinya, tapi imitasi yang dibuat sama persis,” jelasnya.

Karena itu, Tri melanjutkan, literasi tentang kesenian itu juga perlu agar proses hak paten bisa lancar.

“Saya rasa, literasi dan bagaimana cara pembuatan soal Reog itu penting dilakukan agar semua bisa lancar pengurusan hak patennya,” ujar Tri.

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Himpunan Paguyuban Reog Ponorogo dan Jaranan Kota SurabayaHIPREJSKendala pengurusan hak paten Reog PonorogoKesenian Reog PonorogoKonflik klaim hak paten Kesenian Reog PonorogoKota SurabayaReog PonorogoReog Ponorogo asli IndonesiaSeniman Reog
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Jatim

BMKG: Waspada Kabut Tebal dan Angin Kencang di Jatim, Jumat 5 Juni 2026

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:11 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jatim Jumat (05/06/2026) didominasi udara kabur dan berawan di banyak wilayah, dengan beberapa daerah dataran tinggi...

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Next Post
Kebakaran Tunjungan Plaza 5.(Foto: Rahman Hakim/Tugu Jatim)

Usai Penyelidikan, Tim Labfor Polda Jatim: Kebakaran Tunjungan Plaza 5 Akibat Api Muncul di Teras Bioskop

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID