GRESIK, Tugujatim.id – Kuliner Gresik legendaris memang selalu punya pesona yang susah ditolak. Di saat banyak tempat makan baru bermunculan, masih ada warung sederhana yang tetap ramai karena rasa autentiknya nggak berubah. Salah satunya Warung Kikil Gajah Pakyo yang dikenal dengan potongan kikil jumbo, kuah gurih kaya rempah, dan sudah jadi langganan banyak orang selama bertahun-tahun.
Meski namanya terdengar unik, jangan salah paham dulu. Kikil gajah yang dimaksud bukan berasal dari daging gajah, melainkan potongan kikil sapi berukuran besar yang menjadi ciri khas menu di warung ini. Ukurannya yang jumbo dipadukan kuah rempah hangat membuat banyak orang rela datang jauh-jauh demi semangkuk lontong kikil yang rasanya sulit dilupakan.
Baca Juga: Ramai hingga Tengah Malam, Deretan Kuliner Malam Malang Favorit Ini Selalu Diburu
Nama Unik, Rasa yang Bikin Balik Lagi
Warung Kikil Gajah Pakyo berlokasi di Dusun Mojotanjung, Banjaran, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik. Meski hanya berada di pinggir jalan, warung ini justru punya daya tarik tersendiri. Banyak pengunjung sengaja mampir setelah melihat papan hijau bertuliskan “Kikil Gajah” yang cukup mencolok dari kejauhan.
Warung ini buka mulai pukul 16.30 hingga 21.00 WIB. Waktu operasionalnya yang dimulai menjelang sore membuat menu berkuah hangat ini terasa pas dinikmati setelah seharian beraktivitas. Apalagi saat cuaca sedang mendung atau malam mulai dingin, semangkuk lontong kikil jadi pilihan yang sulit ditolak.
Bukan tanpa alasan jika tempat ini masuk dalam daftar kuliner Gresik legendaris yang masih bertahan hingga sekarang. Warung ini telah melewati dua generasi dan kini bersiap melanjutkan estafet ke generasi ketiga. Konsistensi rasa menjadi salah satu alasan mengapa pelanggan lama tetap setia datang.
Potongan Jumbo yang Jadi Ciri Khas
Hal pertama yang langsung mencuri perhatian saat seporsi lontong kikil disajikan adalah ukuran kikilnya. Potongannya besar-besar, sesuai dengan julukan “gajah” yang melekat pada nama warung ini.
Meski ukurannya cukup besar, tekstur kikil tetap empuk saat digigit. Namun, kikil di sini tidak sampai terlalu lembek atau langsung hancur di mulut. Sensasi kenyalnya masih terasa sehingga memberikan pengalaman makan yang lebih nikmat.
Kuahnya juga menjadi daya tarik utama. Racikan rempah yang kaya menghasilkan cita rasa gurih dengan kaldu yang begitu terasa. Aroma rempahnya harum tanpa berlebihan, membuat setiap suapan terasa semakin hangat.

Lontong yang disajikan pun memiliki tekstur pas, tidak terlalu lembek maupun keras. Perpaduan lontong, kikil, dan kuah rempah membuat satu porsi terasa mengenyangkan.
Bagi pencinta rasa pedas, jangan lewatkan sambal kacangnya. Sambal ini menjadi pelengkap favorit banyak pelanggan karena memberikan rasa pedas gurih yang semakin memperkaya cita rasa kuah.
Menariknya lagi, setiap hari pemilik warung bisa menghabiskan sekitar 16 kaki sapi untuk diolah menjadi kikil. Jumlah tersebut menunjukkan tingginya permintaan pelanggan yang datang silih berganti setiap harinya.
Dengan porsi yang cukup besar, seporsi lontong kikil di sini dibanderol sekitar Rp20.000. Harga tersebut dinilai sepadan dengan ukuran kikil, rasa, dan pengalaman kuliner yang didapatkan.
Pengunjung Ikut Kasih Nilai Positif
Popularitas Warung Kikil Gajah Pakyo juga semakin dikenal berkat berbagai ulasan positif dari para pengunjung di media sosial.
Salah satunya datang dari akun TikTok e. yang mengunggah pengalamannya. Menurut dia, rasa lontong kikil di warung ini benar-benar cocok di lidah.
“Sangattt enakk, nikmatt kuahh nya juga segerr bnget pass dilidahh ku,” tulisnya.
Ulasan positif lainnya dibagikan oleh pengguna TikTok pejuang <rece>. Dia mengaku suasana warung terasa nyaman dan ukuran lontong maupun kikilnya benar-benar besar.
“Josjis pokok e mantap, enak gone lego nek magan kunu lontongge irisane gede2 podo koyok kikil e,” tulisnya.
Berbagai testimoni tersebut semakin memperkuat alasan mengapa banyak orang memasukkan warung ini ke daftar destinasi kuliner Gresik legendaris yang wajib dicoba saat berkunjung ke Kota Pudak.
Makan Santai sambil Melihat Ramainya Jalan
Tak perlu bangunan mewah untuk membuat orang betah makan. Warung Kikil Gajah Pakyo membuktikan bahwa suasana sederhana justru menghadirkan pengalaman yang berbeda.
Karena berada tepat di tepi jalan, pengunjung bisa menikmati semangkuk lontong kikil sambil melihat aktivitas kendaraan yang lalu lalang.
Baca Juga: Menelusuri Kampung Pecinan Surabaya, Surganya Kuliner Legendaris yang Masih Bertahan
Lokasinya juga cukup mudah ditemukan. Jika melintas di kawasan Banjaran, Driyorejo, dan melihat warung berwarna hijau dengan tulisan “Kikil Gajah”, itu tandanya kamu sudah sampai di tempat yang tepat.
Bagi warga sekitar, warung ini mungkin sudah menjadi langganan sejak lama. Namun bagi wisatawan atau pencinta kuliner yang baru pertama kali datang ke Gresik, tempat ini bisa menjadi salah satu destinasi makan yang layak masuk daftar kunjungan.
Keberadaan warung yang tetap bertahan selama puluhan tahun menunjukkan bahwa cita rasa autentik masih punya tempat di hati masyarakat. Jadi, kalau sedang mencari kuliner Gresik legendaris dengan kuah hangat, kikil berukuran jumbo, dan rasa yang konsisten dari dulu hingga sekarang, Warung Kikil Gajah Pakyo bisa menjadi pilihan yang patut dicoba.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Nabila Eka S/Magang
Editor: Dwi Lindawati








