Kuliner Pincukan Tawon, Sensasi Makan Larva Lebah asal Kota Batu - Tugujatim.id

Kuliner Pincukan Tawon, Sensasi Makan Larva Lebah asal Kota Batu

  • Bagikan
Pengunjung bisa menikmati kuliner unik Pincukan Tawon ini di Warung Pondok Osing, Jalan Raya Dieng, Kota Batu. (Foto: Istimewa/Tugu Jatim)
Pengunjung bisa menikmati kuliner unik Pincukan Tawon ini di Warung Pondok Osing, Jalan Raya Dieng, Kota Batu. (Foto: Istimewa)

BATU, Tugujatim.id – Anda ingin merasakan sensasi kuliner unik di Kota Batu? Ya, selain terkenal sebagai surganya pariwisata, Kota Batu juga jadi tempat kuliner unik dan langka. Salah satunya kuliner Pincukan Tawon. Uniknya, sajian makanan ini berbahan dasar sarang lebah madu lho. Cukup dipadu dengan nasi putih hangat, rasanya sudah mengobati rasa lapar Anda. Ingin mencobanya?

Sekilas jika melihat bentuknya, kuliner pincukan ini serupa seperti botok. Tapi, ini bukan botok ya. Mungkin lebih tepatnya disebut semacam pelasan yang biasanya berbahan dasar ikan tongkol. Bedanya, kuliner ini berkuah.

Jika penasaran dan ingin mencobanya, Anda bisa langsung menuju ke Warung Pondok Osing di Jalan Raya Dieng, dekat Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kota Batu.

Pemilik Warung Pondok Osing Eko Putro Heri Kurniawan mengatakan, sajian Pincukan Tawon ini terdiri dari 3-4 irisan sarang lebah madu dalam setiap pincuk. Dia melanjutkan, sarang lebah yang digunakan adalah yang masih muda.

”Setelah sarang dibersihkan, yang disisakan hanya larva dan pupa lebah,” kata Wawan, sapaan akrabnya, Selasa (21/09/2021).

Inilah kuliner Pincukan Tawon yang menggugah selera makan para pengunjung. (Foto: Istimewa/Tugu Jatim)
Inilah kuliner Pincukan Tawon yang menggugah selera makan para pengunjung. (Foto: Istimewa)

Setelah itu, dia menjabarkan, sarang lebah ini dimasukkan ke dalam daun alias dipincuk bersama campuran bumbu dasar. Di antaranya, bawang merah, belimbing wuluh, cabai merah, cabai rawit yang dipotong kecil-kecil, dan garam sesuai selera.

”Semua bahan lalu dicampur air hangat dan dimasak dengan cara dikukus selama 30 menit. Jadi, pas matang itu kan seger banget, segernya dari belimbing wuluh,” jelas dia.

Rasa kuliner Pincukan Tawon berkuah ini manis dan gurih. Jika mencobanya langsung, Anda akan merasakan sensasi tersendiri saat mengunyah bagian larva atau pupa lebahnya. Apalagi menghirup aroma kesegaran dari belimbing wuluhnya, wow mantap!

”Kalau bicara makanan pelengkapnya, cukup dengan nasi putih hangat. Tapi, kuliner ini bisa juga kok dimakan tanpa nasi, sesuai selera saja,” katanya.

Menurut salah satu pengunjung Pincukan Tawon, Ismail Hasan, 37, rasanya enak. Meski baru tahu rasa kuliner ini kali pertama, Ismail langsung minta tambah.

”Rasanya pas, pedas, manis, dan gurih. Makanan kayak gini jadi nambah selera makan,” ucapnya.

Terakhir, soal harga bisa dibilang sangat terjangkau alias ramah di kantong. Untuk 1 pincuknya, Anda hanya perlu merogoh kocek Rp 7 ribu saja. Sementara untuk harga nasi putih hanya Rp 3 ribu per porsi. Jadi, Anda sudah siap mencicipi kuliner Pincukan Tawon ini?

 

  • Bagikan