Kuliner Sate Kambing Muda Bumbu Kacang ala Warung Banyuurip Tuban - Tugujatim.id

Kuliner Sate Kambing Muda Bumbu Kacang ala Warung Banyuurip Tuban

  • Bagikan
Sate Kambing Muda. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)
Sate Kambing Muda Bumbu Kacang Warung Banyuurip Tuban. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

TUBAN, Tugujatim.id – Bagi Anda pencinta kuliner sate, tak lengkap rasanya jika belum berkunjung ke Sate Kambing Muda Warung Banyuurip yang ada di desa ujung selatan wilayah Kabupaten Tuban yang berbatasan dengan Bojonegoro. Sesuai namanya, warung ini berada di Desa Banyuurip, Kecamatan Senori, tepatnya di ketinggian 260 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Sate Kambing Muda. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)
Kuliner maknyus Sate Kambing Muda Warung Banyuurip Tuban. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Warung sate yang dibuka sejak 20 tahun yang lalu ini, setiap harinya tidak pernah sepi pembeli. Berbagai jenis sate bisa Anda temui di warung milik Nurkholis tersebut.

“Yang paling diburu para pencinta kuliner biasanya sate kambing bumbu kacang,” ujar Mukson, salah satu pegawai warung makan.

Sate Kambing Muda. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)
Para pelanggan Warung Banyuurip rela jauh-jauh datang demi menikmati lezatnya sate kambing muda. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Untuk mendapatkan cita rasa daging yang gurih dan empuk serta lezat, pemilik warung sate ini memiliki resep tersendiri. Yakni daging kambing harus berasal dari kambing muda dan resep lain yang dirahasiakan.

Penyajiannya hampir sama dengan warung sate lainnya, yakni daging kambing yang telah ditusuk, terlebih dahulu dimasukkan ke dalam adonan kecap yang telah dicampur bumbu lengkap. Kemudian sate dibakar di atas arang hingga benar-benar matang.

Sate Kambing Muda. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)
Pramusaji tampak membawa sajian Sate Kambing Muda Bumbu Kacang Warung Banyuurip Tuban. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

“Setelah itu sate kambing diberikan bumbu kacang bersama irisan bawang merah, tomat, dan jeruk nipis,” terangnya.

Selain sate kambing bumbu kacang, di warung ini juga disediakan sate kambing bumbu kecap, sate ayam, serta sate sapi. Tak hanya itu, di warung legendaris ini juga disediakan masakan lain seperti gule, rawon, sop buntut, hingga tongseng yang juga menjadi daya tarik para pelancong luar kota.

“Satu porsi sate kambing dijual dengan harga Rp 35 ribu. Sementara sate sapi Rp 37 ribu. Sedangkan sate ayam Rp 15 ribu,” tandasnya.

Dalam sehari, warung sate ini menghabiskan sedikitnya 700 tusuk sate kambing, 400 tusuk sate ayam, serta 100 tusuk sate sapi.

Sate Kambing Muda. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)
Pembakaran Sate Kambing Muda Bumbu Kacang Warung Banyuurip Tuban masih memakai cara tradisional. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Sementara itu, Heri Widi, pelanggan sate Warung Banyuurip menuturkan, dia rela datang jauh-jauh ke warung sate yang ada di perbatasan Tuban-Bojonegoro ini untuk merasakan sensasi kelezatan sate kambing muda khas dengan bumbu kacang. Dia mengatakan, warung ini berbeda dengan tempat lain yang sebagian besar menyajikan dengan bumbu kecap saja.

“Yang paling enak bagi saya, ya sate kambing bumbu kacangnya. Rasa gurih kacang bercampur dengan pelengkap lainnya. Rasanya enak sekali,” kata warga asal Kabupaten Lamongan ini.

Para pelanggan yang datang, tidak hanya dari Tuban, Bojonegoro, maupun Lamongan saja. Mereka sebagian juga datang dari Blora Jawa Tengah hingga Surabaya.

  • Bagikan