Kuota Haji Dibatasi, Kemenag Optimis Penyelenggaraan Haji 2021 Tetap Terlaksana - Tugujatim.id

Kuota Haji Dibatasi, Kemenag Optimis Penyelenggaraan Haji 2021 Tetap Terlaksana

  • Bagikan
Ilustrasi ibadah haji. (Foto: Pixabay)
Ilustrasi ibadah haji. (Foto: Pixabay)

TUBAN, Tugujatim.id – Penyelenggaraan ibadah haji 1442 H/2021 M, kemungkinan masih terbuka meski dengan pembatasan kuota. Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid, pada Rapat Koordinasi Bidang Haji se Kalimantan Timur Tahun 2021 di Samarinda, Kamis (8/4/2021).

“Kami masih optimis kemungkinan diselenggarakannya haji tahun ini masih terbuka,” tegas Wamenag dikutip di website resmi kemenag.go.id

Ada sejumlah alasan yang membuat Kemenag optimis dibukanya penyelenggaraan haji tahun dibuka: Pertama Saudi dan Indonesia telah melakukan vaksinasi dalam rangka menanggulangi pandemi Covid-19. Meskipun sampai saat ini kegiatan tersebut masih berjalan. Kedua, otoritas Arab Saudi juga telah menyatakan akan membuka penerbangan internasional pada 17 Mei 2021.

“Situasi ini lebih positif dibandingkan tahun lalu yang menutup penerbangan luar negeri, tak terkecuali selama musim haji 2020,” jelas Wamenag.

Lantas, jika haji diselenggarakan dengan kuota terbatas, bagaimana kebijakan penentuan jemaah berhak berangkat? Wamenag menegaskan bahwa pihaknya akan akan melakukan seleksi jemaah berdasarkan kriteria berikut:

  1. Kuota haji dibagi secara proporsional sesuai kuota provinsi dan/atau kabupaten/kota tahun 1441H/2020M.
  2. Jemaah Haji Lunas Tahun 1441H/2020M, akan diurutkan berdasarkan nomor porsi per provinsi dan/atau kabupaten/kota.
  3. Daftar jemaah berhak lunas disusun bedasarkan nomor urut porsi per provinsi dan/atau kab/kota dan besaran alokasi kuota haji tahun 1442H/2021M.
  4. Jemaah haji lunas tahun 1441H/2020M dan masuk alokasi kuota haji tahun 1442H/2021M namun mengajukan pengembalian setoran lunas tetap diberikan kesempatan melunasi kembali.
  5. Jemaah haji lunas tahun 1441H/2020M namun tidak masuk alokasi kuota haji tahun 1442H/2021M menjadi cadangan sesuai urutan nomor porsi

“Apabila ada persyaratan rentang usia, akan dilakukan proses pemilahan Jemaah haji lunas tahun 1441H/2020M, berdasarkan persyaratan rentang usia yang ditetapkan pemerintah arab Saudi,” tandasnya.

Sementara itu, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Kabupaten Tuban, Umi Kultsum menyebutkan sampai saat ini pihaknya masih menunggu keputusan tertulis dari Kemenag terkait kriteria apa yang akan dipergunakan dalam menyingkapi pembatasan kuota nantinya.

“Masih nunggu keputusan tertulis dari pusat,” ujar Umi Kultsum lewat pesan singkatnya.

Kendati demikian, sampai saat ini pihaknya masih membuka pelayanan bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan haji maupun umroh. Tercatat pada 2020 ada sekitar 4.076 orang yang mendaftar haji.

Meskipun di tengah pandemi Covid-19, hal tersebut tidak menyurutkan niat mereka untuk berangkat ke Baitullah Makkah dan menjadi tamu Allah.

“Benar, alhamdulillah lumayan banyak. Dan kami masih membuka pelayanan tersebut,” kata Umi.

Walaupun masih waiting list (daftar tunggu pemberangkatan) di Jawa Timur termasuk Tuban masih 31 tahun lagi atau tahun 2052, tak membuat warga berputus asa menunggu.

“Ini saja waiting list-nya di Tuban ada 37-an ribu lebih pendaftar, apalagi Jawa Timur 1.006.000 orang,” terang perempuan yang juga menjabat sebagai ketua PC Fatayat NU Tuban ini.

  • Bagikan