MALANG, Tugujatim.id – Energi masa depan menjadi fokus utama dalam kegiatan Guest Lecture yang digelar Departemen Fisika Universitas Negeri Malang (UM) bersama akademisi dari Universiti Teknologi PETRONAS Malaysia pada 21 hingga 22 Mei 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan Prof. Suriati Sufian sebagai narasumber utama dengan materi seputar material maju dan teknologi energi berkelanjutan.
Melalui kegiatan itu, mahasiswa diajak memahami perkembangan riset global yang berkaitan dengan pengembangan energi masa depan. Tidak hanya teori, peserta juga diperkenalkan dengan berbagai inovasi teknologi yang kini mulai banyak diterapkan di sejumlah negara.
Material Maju Jadi Penopang Teknologi Energi
Dalam pemaparannya, Prof. Suriati Sufian menjelaskan bahwa pengembangan material maju memiliki peran besar dalam mendukung teknologi energi terbarukan.
“Inovasi material menjadi salah satu kunci penting dalam mempercepat pengembangan teknologi energi terbarukan di masa depan,” ujarnya dalam sesi pemaparan materi.
Ia menjelaskan, berbagai material saat ini terus dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi energi sekaligus mendukung teknologi yang lebih ramah lingkungan.
Materi yang dibahas meliputi pengembangan material untuk sensor, sel surya, fotokatalis, fuel cell, energy harvesting, hingga material semikonduktor. Teknologi tersebut dinilai memiliki potensi besar dalam meningkatkan efisiensi konversi dan penyimpanan energi.
Selain itu, mahasiswa juga dikenalkan pada tantangan pengembangan material yang murah, efisien, dan ramah lingkungan guna mendukung transisi energi global.
Baca Juga : Kolaborasi Internasional, Penelitian Inovatif UM Ubah Limbah Minyak Jelantah Jadi Energi Bersih
Bahas Nonmaterial dan Sensor Pintar
Tak hanya membahas teori, kegiatan tersebut juga menghadirkan diskusi mengenai hasil penelitian terbaru terkait material energi dan nanomaterial yang berkembang di berbagai negara.
Salah satu topik yang menarik perhatian peserta yakni teknologi energy harvesting yang memungkinkan energi dari lingkungan sekitar diubah menjadi energi listrik.

“Material fungsional saat ini memiliki peran besar dalam mendukung pengembangan perangkat pintar dan teknologi energi berkelanjutan,” kata Prof. Suriati.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Mahasiswa tampak aktif mengajukan pertanyaan terkait perkembangan teknologi material, sensor cerdas, hingga peluang energi terbarukan di masa depan.
Melalui diskusi tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman lebih luas mengenai kontribusi ilmu fisika material terhadap perkembangan teknologi modern.
Perkuat Kolaborasi Akademik Internasional
Selain memperkuat wawasan akademik, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Departemen Fisika UM dalam memperluas jejaring kerja sama internasional.
Prof. Suriati menilai kolaborasi lintas negara penting untuk memperkuat pengembangan ilmu pengetahuan dan riset global.
“Kolaborasi akademik internasional menjadi sarana strategis dalam pertukaran pengetahuan serta pengembangan riset yang berdampak luas bagi kemajuan teknologi,” jelasnya.
Sementara itu, pihak Universitas Negeri Malang turut mengapresiasi terselenggaranya kegiatan akademik internasional tersebut. Kehadiran akademisi luar negeri diharapkan mampu memperkaya wawasan global mahasiswa sekaligus meningkatkan kompetensi riset di bidang material dan energi berkelanjutan.
Kegiatan Guest Lecture ini juga mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), terutama pada poin Pendidikan Berkualitas, Energi Bersih dan Terjangkau, serta Penanganan Perubahan Iklim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Editor: Mochamad Abdurrochim








